Update Covid-19 di Bali: Kasus Positif Kali Ini Melonjak 86, Sembuh 31 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah dalam tiga hari mendominasi, kali ini perkembangan harian pasien sembuh covid-19 di Bali tercatat 31 orang, Jumat (10/7/2020), jauh di bawah kasus positif baru yang melonjak 86 orang.

Berdasarkan data yang disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, 86 kasus positif tersebut semuanya WNI terinfeksi melalui transmisi lokal yang tersebar di delapan kabupaten/kota, kecuali Buleleng nihil.

Bacaan Lainnya

Kota Denpasar kembali menjadi penyumbang terbanyak 36 orang, disusul Badung 16 orang, Karangasem 11 orang, Klungkung 7 orang, Bangli 9 orang, Tabanan 5 orang, Jembrana 1 orang dan Gianyar 1 orang. Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Bali berjumlah 2.110 orang.

Sementara 31 pasien sembuh itu, juga semuanya WNI yang sebelumnya tertular melalui transmisi lokal. Tercatat Denpasar yang paling banyak sembuh 10 orang, disusul Tabanan 7 orang, Badung 4 orang, Klungkung 3 orang, Buleleng 3 orang, Bangli 2 orang, Gianyar 1 orang dan Karangasem 1 orang. Dengan demikian, total pasien sembuh covid-19 di Bali sebanyak 1.202 orang.

”Hari ini tidak ada tambahan pasien meninggal, sehingga secara kumulatif tetap berjumlah 26 orang (24 orang WNI dan 2 orang WNA),” ujar Dewa Indra seraya menambahkan, pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 882 orang yang dirawat di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Baca juga :  Realisasi Proyek Fisik Disdikpora Bangli Capai 40 Persen

Terkait lonjakan 86 kasus positif melalui transmisi lokal, menurut Dewa Indra, tidak terlepas dari kurang sadar dan disiplinnya masyarakat melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Karena itu, pihaknya kembali tak henti-hentinya mengajak semua pihak bersatu untuk menekan penyebaran Covid-19. ”Kesadaran dan disiplin masyarakat melakukan upaya-upaya pencegahan, menjadi salah satu kunci bisa memutus mata rantai virus ini,” tegas Dewa Indra. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.