Catat Rekor Baru, Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Melonjak 152 Orang

SEKRETARIS Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin. Foto: ist
SEKRETARIS Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin. foto: ist

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 menyampaikan perkembangan harian pasien sembuh di Bali melonjak 152 orang, Sabtu (11/7/2020). Dengan demikian, secara kumulatif pasien sembuh di Bali menjadi 1.354 orang dari total kasus positif.

Tambahan harian pasien sembuh sebanyak 152 orang ini sekaligus mencatatkan rekor baru sejak wabah Covid-19 melanda Bali, awal Maret 2020 lalu. Tentu saja, menjadi kabar gembira sekaligus menambah optimisme di tengah masyarakat Bali mulai menjalani tatanan kehidupan era baru di masa pendemi ini.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si., tetap mengingatkan agar masyarakat Bali tidak lengah. Sebaliknya harus selalu waspada, karena penularan virus ini khususnya melalui transmisi lokal (TL) masih terjadi.

”Buktinya di hari yang sama, Sabtu (11/7/2020), ada penambahan kasus positif baru sebanyak 37 orang,” ujar Rentin seraya menyampaikan kabar duka di hari yang sama, karena ada satu pasien meninggal dunia (warga dari Karangasem) yang terinfeksi karena transmisi lokal. ”Dengan demikian total pasien meninggal di Bali sebanyak 27 orang (25 WNI, 2 WNA),” imbuhnya.

Ke-37 orang WNI yang terkonfirmasi positif Covid19 dengan rincian 3 orang Inported Case dan 34 orang Transmisi Lokal, dimana Denpasar penyumbang terbanyak 21 orang, disusul Karangasem 6 orang, Badung 3 orang, Klungkung 2 orang, Tabanan 1 orang, Gianyar 1 orang, Buleleng 1 orang dan dari kabupaten lainnya 2 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif pasien positif di Bali menjadi 2.147 orang,” jelas Rentin seraya menambahkan, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 766 orang yang berada di 14 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provins Bali juga menjelaskan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sejumlah 1.767. Artinya, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid -19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

”Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” harap Rentin yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Bali.

Mengingat transmisi lokal memperlihatkan semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir, Rentin juga meminta warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan Covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Selain itu, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. ”Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” pungkas Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses