Update Covid-19 di Bali: Kabar Baik, Pasien Sembuh Melonjak 275 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah dalam beberapa hari tambahan kasus positif lebih dominan, kali ini perkembangan harian pandemi Covid-19 di Bali, Jumat (16/4/2021) menyuguhkan kabar baik, dengan lonjakan pasien sembuh yang jumlahnya jauh lebih banyak dari tambahan kasus baru.

Dari data yang diterima posmerdeka.com dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Jumat (16/4/2021), tercatat 275 pasien dinyatakan sembuh, atau 148 orang lebih banyak dari tambahan terkonfirmasi positif yang berjumlah 127 orang. Kabar baik ini, tentu saja mengurangi jumlah pasien dalam perawatan (kasus aktif).

Bacaan Lainnya

Hanya, masih saja dihiasi kabar duka, dimana di hari yang sama, kasus meninggal dunia bertambah 4 orang. Empat pasien yang tutup usia masing-masing merupakan warga Denpasar 2 orang, Klungkung dan Tabanan masing-masing 1 orang.

Sementara itu, dari 275 pasien yang sembuh tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota kecuali Karangasem. Rinciannya, Denpasar mencatatkan jumlah terbanyak 163 orang, disusul Badung 38 orang, Buleleng 21 orang, Bangli 17 orang, Gianyar 16 orang, Tabanan 9 orang, Jembrana dan Klungkung masing-masing 3 orang serta 2 orang dari daerah lain luar Bali.

Sedangkan, 127 orang terkonfirmasi positif (121 orang melalui transmisi lokal dan 6 PPDN) tersebar di tujuh kabupaten/kota. Kota Denpasar tetap menjadi penyumbang terbanyak 65 orang, Buleleng 14 orang, Badung 13 orang, Gianyar 10 orang, Tabanan 8 orang, Bangli 7 orang, Klngkung 4 orang, daerah lain 5 orang dan 1 WNA.

Baca juga :  Raker Dewan Tabanan Ditunda Gegara Staf Terpapar Corona

Dengan demikian, secara kumulatif jumlah kasus positif covid-19 di Bali sampai Jumat (16/4/2021) berjumlah 42.587 orang (42.477 WNI dan 110 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 39.733 orang (93,30%) sudah sembuh dengan rincian 39.639 WNI dan 94 WNA.

Sementara yang meninggal dunia 1.232 orang (2,89%), dimana dari jumlah itu terdapat 4 orang merupakan WNA. Dan kasus aktif (pasien) dalam perawatan, kini berkurang 152 orang menjadi 1.622 orang (3,81%) dengan rincian 1.610 WNI dan 12 WNA.

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubenur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.