MANGUPURA – Universitas Udayana (Unud) mengukuhkan lima orang guru besar tetap pada Sabtu (29/1/2022) di Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Badung.
Rektor Unud, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, IPU, menyampaikan, dalam pengukuhan ini seyogyanya Unud mengukuhkan enam orang guru besar, namun salah satu di antaranya meninggal dunia sehingga hanya lima saja yang dikukuhkan.
Upacara pengukuhan berlangsung secara daring dan luring menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Adapun lima guru besar tetap yang dikukuhkan, yang pertama Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si.,Sp.MK(K) sebagai Guru Besar bidang Ilmu Mikrobiologi Klinik pada Fakultas Kedokteran (FK).
Kedua, Prof. Dr. Ida Bagus Anom Purbawangsa, S.E.,M.M sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Keuangan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Ketiga, Prof. Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, S.E.,M.M sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen pada FEB.
Keempat, Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, S.Ked.,M.P.H.,Ph.D. sebagai Guru Besar bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat pada FK. Kelima, Prof. Dr. I Wayan Budiasa, S.P., M.P sebagai Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Pertanian pada Fakultas Pertanian.
Rektor Unud menyampaikan rasa berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Dr. Ir. Sri Mulyani, MP dari Fakultas Teknologi Pertanian yang telah diangkat dalam jabatan fungsional guru besar/profesor, yang semestinya juga dikukuhkan sebagai guru besar tetap.
“Kepada almarhumah, Prof. Dr. Ir. Sri Mulyani, MP saya mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas pengabdian, sumbangsih pemikiran, pengetahuan beliau, dan kerja keras almarhumah kepada Universitas Udayana dan masyarakat,” ujar Prof. Antara.
Lebih lanjut Rektor mengatakan, perubahan iptek yang sangat cepat mengharuskan kita untuk siap menghadapi perubahan dunia terutama dalam bidang pendidikan. Salah satu bentuk perubahan tersebut yaitu society 5.0. Era society 5.0 merupakan perkembangan dari revolusi industri 4.0.
Langkah Unud dalam meningkatkan kualitas SDM untuk mendukung era society 5.0 dengan mendorong dan terus memotivasi seluruh dosen yang telah memenuhi syarat menjadi guru besar. Pada bulan Oktober 2021 lalu Unud telah mengukuhkan 14 orang guru besar tetap.
Dengan penambahan lima guru besar tetap ini, kini Unud memiliki 175 orang guru besar tetap atau 13% dari 1.360 dosen PNS) yang tersebar pada 11 fakultas dari 13 fakultas di lingkungan Unud. Dua fakultas yang belum memiliki guru besar adalah Fakultas Pariwisata dan FISIP.
“Kami harapkan kedua fakultas ini segera menghasilkan guru besar. Saya harapkan dekan agar memotivasi dosen yang telah memenuhi syarat untuk menuju ke jenjang tersebut,” katanya.
Prof. Antara menambahkan, Unud akan membentuk Forum Guru Besar yang beranggotakan seluruh guru besar di lingkungan Unud. Forum ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran, pengetahuan, dan ide-ide kreatif dalam bidang akademik maupun non akademik untuk memajukan institusi. rap























