Unmas Jamin Siap Terlibat Pengawasan Partisipatif, Pastikan Ikut Debat Kepemiluan

WAKIL Dekan Satu Kemahasiswaan Unmas, Ida Bagus Gede Subawa (dua kanan); dan Wakil Dekan Dua Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Ni Komang Sutrisni (dua kiri) bersama anggota Bawaslu Bali, Wayan Wirka (tengah) dan Ketut Sunadra (kiri) usai audiensi membahas kompetisi debat dan pengawasan partisipatif, Jumat (21/1/2022). Foto: ist
WAKIL Dekan Satu Kemahasiswaan Unmas, Ida Bagus Gede Subawa (dua kanan); dan Wakil Dekan Dua Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Ni Komang Sutrisni (dua kiri) bersama anggota Bawaslu Bali, Wayan Wirka (tengah) dan Ketut Sunadra (kiri) usai audiensi membahas kompetisi debat dan pengawasan partisipatif, Jumat (21/1/2022). Foto: ist

DENPASAR – Support moral disodorkan Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar kepada Bawaslu Bali dalam menatap Pemilu-Pilkada Serentak 2024. Civitas akademis di kampus ini menggaransi siap terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif. Selain itu, mahasiswanya juga siap mengikuti kompetisi debat kepemiluan yang akan dijalankan Bawaslu RI.

Wakil Dekan Satu Kemahasiswaan Unmas, Ida Bagus Gede Subawa; didampingi Wakil Dekan Dua Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Ni Komang Sutrisni, menyatakan kesiapan tim Unmas turut berkompetisi dalam debat penegakan hukum Pemilu yang diselenggarakan Bawaslu RI itu saat menerima audiensi Bawaslu Bali, Jumat (21/1/2022). Subawa berujar, dalam setiap lomba debat yang diikuti, dia berusaha selalu maksimal mempersiapkan diri. Mulai dari pembentukan tim sampai penguasaan mosi debat yang diberikan panitia penyelenggara.

Read More

“Kami dalam setiap undangan debat  selalu maksimal dalam mempersiapkan segala hal, mulai dari pembentukan anggota tim dan penguasaan mosi dari debat yang diberikan oleh panitia,” tutur Subawa.

Anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka, yang memimpin audiensi rombongan Bawaslu Bali, mengharap akan ada banyak perwakilan Bali bisa tembus untuk berdebat di tingkat nasional. Untuk diketahui, peserta debat akan diseleksi dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia menjadi 32 tim, untuk berdebat secara tatap muka di Jakarta.

“Kami tentu berharap ada banyak perwakilan Bali yang berkompetisi di sana nanti,” harap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bali itu.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra, yang turut saat audiensi, menambahkan, Bawaslu dalam mengawasi tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 mendatang membutuhkan dukungan masyarakat. Khusus dalam hal ini pihak perguruan tinggi dalam bentuk pengawasan partisipatif.

“Pemilu di tahun 2024 nanti merupakan Pemilu yang cukup rumit, karena itu Bawaslu tidak bisa sendiri dalam mengawasi tahapan. Maka dari itu kami membutuhkan suport dari masyarakat dan perguruan tinggi dalam pengawasan partisipatif,” terangnya.

Menyikapi permintaan untuk pengawasan partisipatif, Subawa menyatakan kesiapan kampusnya membantu Bawaslu dalam pengawasan partisipatif pada Pemilu dan Pilkada 2024. “Kami sangat siap sekali membantu apapun yang dibutuhkan Bawaslu Bali,” janjinya.

Selain Wirka dan Sunadra, hadir mendampingi audiensi tersebut yakni Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum, I Made Aji Swardhana; serta staf Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bali. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.