Tingkatkan Kompetensi Manajerial dan Profesional, Puluhan Kepala Laboratorium IPA SMP Kota Denpasar Dilatih

KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama Wayan Murdana, narasumber dari BBGP Jawa Barat, saat membuka diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA tingkat SMP se-Kota Denpasar di SMPN 1 Denpasar, Senin (1/8/2022). Foto: tra
KADISDIKPORA Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama Wayan Murdana, narasumber dari BBGP Jawa Barat, saat membuka diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA tingkat SMP se-Kota Denpasar di SMPN 1 Denpasar, Senin (1/8/2022). Foto: tra

DENPASAR – Pentingnya fungsi dan peranan laboratorium dalam proses pembelajaran IPA di sekolah, maka laboratorium IPA harus dikelola dan diberdayakan menuju laboratorium yang ideal. Di samping itu dibutuhkan seorang kepala laboratorium yang mempunyai kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi manajerial, dan kompetensi profesional dalam mengelola laboratorium sehingga laboratorium dapat difungsikan secara maksimal.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., saat membuka diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA tingkat SMP se-Kota Denpasar di SMPN 1 Denpasar, Senin (1/8). Diklat diikuti 66 peserta yang merupakan guru-guru IPA yang diberi tugas tambahan sebagai kepala laboratorium IPA atau calon kepala laboratorium IPA.

Bacaan Lainnya

Wiratama mengapresiasi terselenggaranya kegiatan diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA yang merupakan kemitraan antara Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat dengan Disdikpora Kota Denpasar. Di Bali, baru Kota Denpasar yang menyelenggarakan diklat ini. Karenanya, ia mendorong sekolah yang belum mengirim peserta dapat mengikutkan gurunya dalam diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA ini.

Lebih lanjut dikatakan Wiratama, pelaksanaan diklat peningkatan kompetensi kepala laboratorium IPA ini diharapkan menjadi solusi dalam menyiasasti besarnya tanggung jawab yang diemban oleh guru mata pelajaran IPA di sekolah. Dengan adanya pelaksanaan diklat ini diharapkan nilai-nilai ilmiah dari pembelajaran IPA yang dipelajari siswa tidak hanya sekadar menjadi pengetahuan atau hapalan tetapi hendaknya menjadi suatu bekal di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.

Wiratama  berharap semua peserta bisa menekuni semua materi dengan sebaik-baiknya, agar bisa melaksanakan standar pelayanan, pengelolaan dan pelaksanaan praktikum, serta pengembangan dengan baik  di laboratorium masing-masing. Melalui diklat ini diharapkan pula manajerial di laboratorium sekolah akan semakin baik, yang akan berimbas pada semakin meningkatnya pemahaman para siswa mengenai pengembangan sains.

Mengingat laboratorium sekolah merupakan miniatur alam semesta yang akan membekali para siswa bagaimana seorang saintis bisa melahirkan sains. Oleh karena itu, kepala laboratorium mengemban tanggungjawab yang besar agar para siswa bisa dengan mudah memahami sains.

Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi., mengucapkan terima kasih kepada Kadisdikpora Kota Denpasar yang sudah memberikan dukungan yang sangat besar terselenggaranya diklat ini. Demikian juga Kepala BBGP Jawa Barat yang diwakili Widyaiswara, Eddy Susianto, S.Pd., M.Si., serta para fasilitator yang sudah berkenan melaksanakan diklat di Kota Denpasar.

Murdana mengatakan, diklat ini menindaklanjuti program kerja MKKS SMP Kota Denpasar dan MGMP IPA SMP/MTs Kota Denpasar untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan yang sangat tinggi akan kepala laboratorium IPA sekolah yang sesuai persyaratan standar dan tuntutan kompetensi. Serta bersertifikasi sebagai kepala laboratorium IPA sekolah sesuai Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008.

Ketua Panitia Diklat, Luh Putu Susi Widiani, S.Pd., M.Pd., menambahkan, diklat ini bertujuan agar seluruh SMP/MTs di Kota Denpasar memiliki kepala laboratorium IPA yang memiliki kompetensi manajerial dan profesional serta memenuhi standar nasional sesuai dengan Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah. Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan dengan pola 150 JP menggunakan moda bladed learning dengan pola in-on-in.

Kegiatan in sevice learning (in 1) 64 JP dilaksanakan selama delapan hari mulai Senin (1/8/2022) s.d Senin (8/8/2022) di SMPN 1 Denpasar, sedangkan on the job learning (OJT) 66 JP dilaksanakan selama 24 hari kerja mulai Selasa (9/8/2022) s.d 6 September 2022 di laboratorium IPA sekolah peserta diklat. Berlanjut in service learning (in 2) 20 JP dilaksanakan selama tiga hari yaitu 8 s.d 10 September 2022 di SMPN 1 Denpasar.

Pengajar melibatkan fasilitator dari P4TK IPA yang sekarang bernama Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat berjumlah 12 orang. Peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat berstandar nasional yang ditandatangani oleh Kepala BBGP Jawa Barat. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses