Terus Melonjak, Bali Tambah 424 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, masih mencatatkan lonjakan kasus terkonfirmasi positif. Sementara pasien sembuh juga meningkat, tapi jumlahnya masih kalah jauh dari tambahan kasus baru sehingga secara langsung menambah kasus aktif (perawatan).

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Selasa (6/72021), tambahan kasus harian terkonfirmasi positif sebanyak 424 orang atau 155 orang lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah 269 orang. Di hari yang sama, Bali juga menambah kasus meninggal dunia sebanyak 5 orang (Jembrana 2 orang, Denpasar, Badung dan Gianyar masing-masing 1 orang).

Bacaan Lainnya

Kota Denpasar kembali menjadi penyumbang terbanyak kasus harian positif sebanyak 121 orang. Disusul Badung 91 orang, Buleleng 50 orang, Gianyar 50 orang, Tabanan 42 orang, Jembrana 21 orang, Bangli 12 orang, Klungkung 11 orang, daerah lain luar Bali 22 orang dan WNA 3 orang. Karangasem menjadi satu-satunya kabupaten di Bali nihil tambahan kasus baru.

Dengan demikian secara kumulatif, kasus positif di Bali sampai Selasa (6/72021) berjumlah 52.323 orang (52.092 WNI dan 231 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 48.029 orang (91,79%) sudah sembuh dengan rincian 47.836 WNI dan 193 WNA.

Baca juga :  Di Balik Layar Pilkada Denpasar, Tiada Suntikan Dana Turunkan Animo Pemilih

Sementara kasus meninggal bertambah 5 orang menjadi 1.597 orang (3,05%) dengan rincian 1.591 WNI dan 6 WNA. Sedangkan kasus aktif (pasien dalam perawatan) bertambah 150 orang menjadi 2.697 Orang (5,15%) dengan rincian 2.665 WNI dan 32 WNA, yang tersebar di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan Wisma Bima.

Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai Sabtu (3/7/2021), sampai dengan Selasa (20/7/2021).

Dengan berlakunya Edaran ini, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Hal-hal yang diatur Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2021 yakni; a. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, dan Tempat Pendidikan/Pelatihan) dilakukan secara daring/online. b. Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan 100% (seratus persen) Work From Home (WFH);

Kemudian c. Pelaksanaan kegiatan pada sektor : I. Esensial seperti keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor, diberlakukan 50% (lima puluh persen) maksimal, staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga :  Golkar Siapkan 1.000 Kantong Darah

II. Esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) maksimal, staf WFO dengan protokol kesehatan secara ketat. III. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen). Dan IV. Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam serta Kegiatan pada pusat perbelanjaan mall, pusat perdagangan ditutup sementara.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni memakai maskr standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mantaati aturan, serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.