DENPASAR – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar bekerja sama dengan PKVHI Kota Denpasar menggelar Temu Informasi Konselor Kota Denpasar 2022, selama dua hari mulai Kamis (11/8/2022) hingga Jumat (12/8/2022). Kegiatan yang diikuti 46 peserta dari kalangan konselor aktif yang terdaftar di LSM dan Layanan Kesehatan Kota Denpasar, dibuka Wakil Wali Kota Denpasar selaku Ketua Pelaksana KPA Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.
Sekretaris KPA Kota Denpasar, Tri Indarti, SKM., dalam laporan dibacakan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AAN Gede Dharmayuda, M. Kes., mengungkapkan, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Denpasar sampai Juni 2022 jumlah kasus HIV dan AIDS yang tercatat di layanan kesehatan Kota Denpasar mencapai 14.293 kasus, terdiri dari HIV sebanyak 8.104 kasus dan AIDS 6.189 kasus. Komulatif kasus AIDS yang meninggal tercatat sebanyak 245.
Lebih lanjut Dharmayuda mengatakan, berdasarkan faktor risiko, penularan terbanyak pada heteroseksual sebanyak 72 persen, kemudian pada homoseksual (19,13 persen) dan pengguna narkoba suntik atau penasun (4,42 persen. Sedangkan dari segi umur terbanyak pada golongan usia-usia produktif yakni 93,4 persen pada usia antara 20-59 tahun.
Tujuan Temu Informasi Konselor 2020 ini, sambung Dharmayuda, untuk update pengetahuan dan keterampilan konselor dalam melakukan konseling, penguatan jejaring dan kerjasama dalam upaya meningkatkan rujukan, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi konselor di Kota Denpasar. Dan, berbagi pengalaman antarkenselor sehingga dapat meningkatkan profesionalisme konselor dalam pelayanan VCT serta layanan kesehatan lainnya.
Lebih jauh ia menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menjawab tantangan ke depan dalam mewujudkan tujuan penanggulangan HIV/AIDS yaitu Getting Three Zero (Zero New Infektion, Zero HIV-related Death dan Zero Discrimination) di tahun 2030. Dan, ini sesuai dengan tema kegiatan “Melalui Temu Informasi Konselor 2022 kita tingkatkan peran konselor dalam mewujudkan Getting Three Zero 2030”..Wakil Wali Kota Denpasar selaku Ketua Pelaksana KPA Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menilai kegiatan temu informasi ini sangat tepat sebagai ajang untuk menggalang kerja sama dan saling mendukung antarkonselor layanan serta untuk penguatan jejaring dan berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh konselor sehingga dapat bersama-sama menemukan solusinya. Menurut laporan Dinas Kesehatan Kota Denpasar untuk tahun 2021 ditemukan sebanyak 804 kasus baru, 10 meninggal karena AIDS dan untuk tahun ini sampai Juni 2022 ditemukan sebanyak 387 kasus baru dan 3 orang di antaranya meninggal karena AIDS.
Arya Wibawa berujar, data tersebut belum menggambarkan seluruh kasus yang ada di Kota Denpasar, diperkirakan masih banyak masyarakat berisiko yang belum mengakses layanan tes dan layanan pengobatan HIV. Dan, ini sambung Arya Wibawa menjadi tantangan ke depan dalam mewujudkan tujuan penanggulangan HIV AIDS yaitu Getting Three Zero 2030 (Zero New Infection atau meniadakan kasus baru, Zero AIDS – Related Death meniadakan kematian karena AIDS dan Zero Discrimination atau meniadakan diskriminasi).
Untuk mencapai tujuan tersebut, lugas Arya Wibawa, dengan jalur cepat fast track 95-95-95 yang mensyaratkan 95 persen ODHIV mengetahui status HIV-nya, 95 persen ODHIV yang tahu statusnya mendapat pengobatan ARV dan 95 persen ODHIV yang mendapat ARV virusnya tersupresi viral load. Salah satu upaya tersebut adalah deteksi dini untuk mengetahui status HIV seseorang melalui konseling dan tes HIV sukarela atau VCT.
Untuk dapat memberikan layanan VCT maka konseling dan tes haruslah berkualitas, artinya VCT harus dilakukan secara professional oleh mereka yang kompeten. Dengan demikian diharapkan mereka yang membutuhkan pelayanan dapat menerima layanan dengan baik tanpa adanya stigma dan diskriminasi. VCT juga diharapkan dapat mendorong masyarakat menganggap HIV AIDS sama dengan penyakit kronis lainnya seperti hipertensi, diabetes, jantung dan lainnya. Yang membedakan hanyalah bahwa HIV dapat menular. tra






















