Tanpa Masker, Langsung Dites Antigen

  • Whatsapp
PENDATAAN pelanggar prokes yang terjaring dalam sidak yustisi di Sesetan, Denpasar, Kamis (18/2/2021). Foto: ist
PENDATAAN pelanggar prokes yang terjaring dalam sidak yustisi di Sesetan, Denpasar, Kamis (18/2/2021). Foto: ist

DENPASAR – Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 14 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) di wilayah Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (18/2/2021).  Dari jumlah yang terjaring itu, 7 orang langsung dilakukan rapid test (tes cepat) antigen oleh tim kesehatan, dan hasilnya semua nonreaktif.

“Dalam kegiatan ini hanya 7 di-rapid test antigen karena pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, saat dikonfirmasi.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, tes cepat antigen yang dilakukan kepada pelanggar adalah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara nyata, selain dengan sidak masker. Dengan upaya ini, kata dia, pelanggar diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini ada pelanggar dengan hasil tes reaktif, maka akan langsung digiring ke rumah singgah untuk diisolasi.

Dewa Sayoga mengakui pihaknya terkadang menemukan ada warga yang marah-marah saat dilakukan penertiban prokes. Marahnya pelanggar, menurut Sayoga mungkin karena warga sudah jenuh dengan pandemi yang terjadi dan karena faktor perekonomian masyarakat. “Mengingat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya maupun dirumahkan oleh perusahan tempat mereka bekerja,” ujarnya.

Terkait sidak di Sesetan kali ini, dia memaparkan dalam kegiatan tersebut sebanyak 14 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar prokes dengan benar. Tujuh orang di antaranya tidak membawa masker sehingga diganjar denda Rp100 ribu sesuai Pergub Bali No. 46 Tahun 2020.  

Baca juga :  Di Bali, Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang

Sementara tujuh orang lainnya diberikan teguran simpati dan hukuman sosial karena memakai masker yang tidak sempurna. “Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19,” kata Dewa Sayoga. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.