Tim Perseden U17 Denpasar Dibubarkan, Pemain Diminta Tetap Jaga Fokus

SUASANA pembubaran Tim Perseden U17 Denpasar, dalam suatu acara di sebuah Warung Makan, kawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur, Minggu (18/10/2026) malam. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Setelah mengakhiri perjuangan di level nasional ajang Piala Soeratin U17, Tim Perseden U17 Denpasar dibubarkan, dalam suatu acara penuh kekeluargaan di sebuah rumah makan, kawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur, Minggu (18/10/2026) malam.

Dibubarkan bukan berarti akhir perjuangan bagi para pemain muda Laskar Catur Muka ini. Tetapi sebuah proses untuk melangkah lebih jauh, karena di depan mata ada even-even yang masih menunggu seperti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, Banteng Cup dan lain-lainnya.

Read More

Seperti diketahui, Tim Perseden U17 menjadi wakil Provinsi Bali di kancah nasional Piala Soeratin U17. Namun apa daya, perjuangan Made Yasa Darmawan dan kawan-kawan terhenti di fase grup (Zona 4) sekaligus gagal melangkah lebih jauh (babak 8 besar).

Saat memberi sambutan sebelum membubarkan Tim U17 Perseden secara resmi, Wakil Ketua Umum Askot PSSI Denpasar, Made Diatmika mengatakan, permainan Putu Michael McGregor dkk., sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun sayang kecolongan di laga awal saat kia kalah menghadapi PSCS Cilacap dengan skor 0-2.

”Karena itu, saya harapkan adik-adik para pemain tetap semangat. Kegagalan di Surabaya merupakan kesuksesan yang tertunda. Masih banyak event ke depannya, ada Porprov Bali, Banteng Cup dan juga ada tim senior Perseden untuk Liga Nusantara,” harap Made Diatmika.

Sementara Manajer Tim Perseden U17, Ida Bagus Ketut Teja Waskita, menyampaikan terima kasih atas perjuangan para pemain, pelatih dan tim ofisial, sehingga bisa membawa Tim Perseden U17 tampil di level nasional. ”Meski gagal melangkah lebih jauh, tapi prestasi ini cukup membanggakan,” ucapnya.

”Secara pribadi saya sangat bangga dengan pencapain ini, karena setidaknya hasil ini, saya bisa menyamai prestasi ajik (alm. Ida Bagus Sudangga, -red), membawa Perseden U17 juara di zona Bali,” ucap Teja Waskita.

Dari catatan posmerdeka.com, alm. Ida Bagus Sudangga-ayahnda Teja Waskita-, yang menjabat manajer tim saat itu, membawa Perseden U17 menjadi juara Zona Bali tahun 1991. Bahkan mendiang Ida Bagus Sudangga bisa membawa Perseden U17 sebagai finalis di putaran nasional, sebelum dikalahkan Persikasi Bekasi 1-2, pada laga final yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.

Jaga Fokus
Sementara Pelatih Kepala Tim Perseden U17, I Wayan Metra ”Mick” Jaya berpesan agar para pemain tetap jaga fokus, karena setelah Piala Soeratin U17 ini, ada sejumlah event yang tak kalah pentingnya di depan mata.

”Setelah pembubaran ini, saya minta kalian (para pemain) tetap jaga fokus dan menjaga pola hidup; disiplin pada diri sendiri, latihan mandiri dan menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri,” harap coach Mick.

Sebelumnya kepada media ini, Mick juga menjelaskan, ada sejumlah pemain Perseden U17 ini berpeluang masuk skuad Tim Denpasar untuk Porprov Bali 2027. Selain itu, tahun depan (2027) ada turnamen Banteng Cup. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.