Termasuk Desak Rita, FPTI Kirim Tujuh Atlet ke Chile Ikuti Seri Penutup World Climbing

ATLET panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi melakukan selebrasi usai menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Desak Rita berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 6,062 detik, medali perak diraih atlet China Li Juan Deng dengan waktu 6,064 detik, dan medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Jimin Jeong dengan waktu 6,18 detik. foto: dok

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim tujuh atlet, termasuk peraih medali emas Asian Games 2026 Desak Made Rita Kusuma Dewi, ke Chile guna mengikuti seri penutup World Climbing 2026, yakni World Climbing Santiago (23-25 Oktober 2026).

Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro berharap para atlet mampu tampil maksimal di seri penutup tersebut, sehingga berpeluang untuk memperbaiki peringkat dunia.

Read More

“Ini adalah seri terakhir di mana beberapa atlet kami berpeluang untuk memperbaiki peringkat (dunia) yang akan berguna untuk musim kompetisi 2027,” kata Pristiawan Buntoro di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Ketujuh atlet yang berangkat, tambah dia, akan turun di nomor speed putra, speed putri, dan lead putra. Uuntuk speed putra, Indonesia diperkuat Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, dan Raharjati Nursamsa.

Sedangkan speed putri, Merah Putih menurunkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah. Sementara, Putra Tri Ramadani alias Srondeng akan mewakili Indonesia di nomor lead putra.

Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro menambahkan seri penutup itu juga penting bagi perkembangan kemampuan atlet. “Seri penutup nanti penting bagi atlet untuk membuktikan latihan mereka sekaligus menjaga atmosfer kompetisi,” kata dia, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Ketujuh atlet dengan didampingi ofisial berangkat ke Chile melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu malam. Saat sampai di negara itu, para atlet akan beristirahat dan kemudian bersiap untuk beradaptasi dengan cuaca di lokasi pertandingan. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.