Sumardi Apresiasi “Yadnya” Pasemetonan Arya Kanuruhan di Karangasem

WAKIL Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi. foto: ist

KARANGASEM – Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan akan menggelar upacara yadnya di Dusun Yeh Bunga, Desa Jungutan, Karangasem pada Juli 2023 mendatang. Kegiatan secara bertahap dengan peserta Pasemetonan yang terdiri dari beberapa wilayah di Karangasem, bahkan dari Buleleng dan Bangli.

Wakil Ketua DPRD Karangasem yang juga tokoh Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan dari Desa Sibetan, I Nengah Sumardi, sangat mengapresiasi yadnya tersebut. “Kami sangat apresiasi antusiasnya warga Pasemeton, dan paham bagaimana sistem upacara ini bisa dilaksanakan secara gotong royong,” sebutnya, Kamis (26/1/2023).

Bacaan Lainnya

Sumardi minta jangan melihat dari sisi klan saja, tapi masyarakat dalam arti luas. Dengan gotong royong, sebutnya, menghemat biaya yang dikeluarkan masing-masing yang punya sawa. Termasuk juga dari sisi waktu dan tempat pelaksanaan. “Hari ini (kemarin) acara nyukat karang dan nanceb warung,” paparnya.

Prawartaka Karya, I Wayan Geredeg, menyebut yadnya yang dilangsungkan untuk ke sekian kali dalam bentuk ngaben bersama. Sira Arya Kanuruhan ada di seluruh Bali, tapi lebih fokus di Karangasem. Untuk biaya upakara, dia mengaku masing-masing sawa memang naik dari lima tahun lalu.

ACARA nyukat karang dan nanceb warung serangkaian upacara yadnya yang digelar Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan di Dusun Yeh Bunga, Desa Jungutan, Karangasem pada Juli 2023 mendatang. Foto: ist

“Tapi tidak terlalu besar, per sawa kurang lebih 2,5 juta dari pitra yadnya, atma wedana termasuk juga manusa yadnya. Kami membijaksanai dengan berbagi, saling membantu jalannya upakara yadnya pasemetonan,” jelas Bupati Karangasem periode 2005-2015 tersebut.

Dia berharap upacara yadnya bisa berjalan dengan baik, dan pada 9 Juli akan dimulai kegiatan pitra yadnya. Kemudian berlanjut dengan pitra yadnya dengan atma wedana.

Berdasarkan penjelasan panitia karya, peserta ngaben massal sampai 26 Januari sebanyak 54 dadya yang terdiri dari sawa lanang ada 119 dan 110 sawa istri. Sawa dibedakan lagi yakni deha teruna (meninggal sebelum menikah) sebanyak 11 sawa, teruna sebanyak 13 sawa. Sawa karena salah pati sebanyak 4 sawa, dan ulah pati sebanyak 3 sawa.

Dari pendaftaran, yang input KK di masing-masing sampai kemarin sejumlah 1.365 KK dari enam kecamatan di Karangasem yaitu Kecamatan Abang, Karangasem, Bebandem, Selat, Sidemen, dan Manggis. Upacara ngaben akan melibatkan Ida Pedanda dari 21 griya. Kemudian Pura Dalem tempat ngulapin sebanyak 20 Pura Dalem, dan ada upacara ngelungah sebanyak 65 pangelungahan.

Untuk upacara ngeroras terdiri dari enam kecamatan juga dengan jumlah name (puspa lingga) lanang sebanyak 172 name, 172 name perempuan, diikuti 61 dadia dengan peserta sebanyak 1.613 KK. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses