Suiasa Sosialisasi Kebijakan Pemkab Badung Soal Penanganan Corona di Kuta

  • Whatsapp
WABUP Suiasa saat memberikan arahan kepada lurah, kaling dan bendesa adat di Kecamatan Kuta. Foto: ist
WABUP Suiasa saat memberikan arahan kepada lurah, kaling dan bendesa adat di Kecamatan Kuta. Foto: ist

MANGUPURA – Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, Selasa (12/5) menyosialisasikan dan mengkoordinasikan program penanganan Corona (Covid-19) Kabupaten Badung, di Kecamatan Kuta. Sosialisasi yang dihadiri Kadis Kesehatan Kabupaten Badung, dr. I Nyoman Gunarta, M.P.H; Kadiskominfo Badung, IGN Gede Jaya Saputra; Kepala Badan Kesbangpol Linmas Badung, I Nyoman Suendi; Kabag Humas Setda Badung, Made Suarditha dan Camat Kuta, Nyoman Rudiarta tersebut, menghadirkan lurah, kaling dan bendesa se-Kecamatan Kuta.

Suiasa  mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan pemaparan kembali secara lebih detail, substantif, teknis, operasional, tentang kebijakan-kebijakan khusus yang dilakukan Pemkab Badung dalam rangka penanganan Covid-19.  Hal itu merupakan kelanjutan yang sudah disampaikan Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, terkait kebijakan Pemkab Badung terhadap penanganan Covid-19 yang bersumber dari APBD Badung.

Bacaan Lainnya

Dalam paparannya, Suiasa juga sekaligus menjelaskan terkait adanya pertanyaan masyarakat, yang menilai lambatnya penanganan dampak yang terjadi oleh pemerintah daerah. ‘’Memang alasan itu cukup wajar, faktual dan logis, tapi jawabannya juga sama. Kami tentu ingin bisa memberikan bantuan secara cepat, tapi kami tidak bisa mengabaikan aturan yang berlaku,’’ ujarnya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 merupakan penanganan bersama dari semua tingkatan pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten, bahkan sampai pemerintah desa dan kelurahan. Karena itu, pihaknya menjelaskan pengkompilasian semua kebijakan negara, institusi negara, kementerian, pemerintah propinsi dan kabupaten, kepada seluruh komponen masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat, prajuru desa adat, kaling, lurah dan camat.

Baca juga :  Rapid Test Gratis Awak Kendaraan Logistik Dihentikan

‘’Di dalam penyelenggaraan pemerintahan, penggunaan anggaran negara melalui keuangan daerah ini ada rambu-rambu dan aturan yang membatasi.  Baik dari segi jenis program, cakupan yang bisa diberikan kepada elemen (classter) masyarakat, termasuk jenis kegiatan dalam bentuk apa dan bagaimana prosedurnya. Jadi itu semua harus kita penuhi,’’ jelasnya.

Ditegaskannya, semua program yang diberikan Pemkab Badung kepada maayarakat itu semuanya berbasis data, baik bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, termasuk desa atau kelurahan. ‘’Ini sedang berjalan, kami sekarang ini sedang melakukan cleansing terhadap dana yang berkaitan dengan jaring pengaman sosial, sebab jumlahnya ini besar. Nanti kita akan memiliki big data yang selanjutnya akan kita lakukan cleansing,” katanya, memastikan proses cleansing itu masih berjalan hingga sehingga program ini tepat sasaran dan tidak ada penerima ganda. 023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.