ST Banjar Tembau Tengah Gelar Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk

SALAH satu peserta Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk Serangkaian HUT ke-36 ST Yowana Madhyasta, Banjar Tembau Tengah, Sabtu (17/12/2022). Foto: ist

DENPASAR – Serangkaian HUT ke-36 ST Yowana Madhyasta, Banjar Tembau Tengah, digelar Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk pada Sabtu (17/12) di Aula Kantor Kemendikbud LL Dikti Wilayah VIII, Tembau, Kota Denpasar. Lomba yang diikuti 20 peserta itu berlangsung selama satu hari.

Lomba itu dibuka oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, ditandai dengan membunyikan gong. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga; Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Budha; Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta undangan lainnya.

Read More

Wali Kota Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk yang diprakarsai oleh ST Yowana Madhyasta, Banjar Tembau Tengah. Menurut dia, inisiatif pemuda-pemudi ST Yowana Madhyasta ini menunjukkan semangat berkreativitas, apalagi kegiatannya merupakan pelestarian seni budaya Bali.

“Di tengah gempuran arus modernisasi di mana begitu mudahnya kita mengakses mulai dari hal positif atau bahkan hal negatif, kemauan anak-anak muda ini untuk melestarikan budaya warisan leluhur harus didukung dengan diberikan wadah,” katanya.

Jaya Negara menegaskan, Pemkot Denpasar selama ini tanpa ragu men-support penuh setiap kegiatan seni, budaya dan kreativitas anak muda yang sejalan dengan visi misi Kota Berbudaya berlandaskan spirit vasudhaiva kutumbakam atau menyama braya (rasa gotong royong).

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Leo Mardaragawan, menyampaikan, rangkaian acara HUT ke-36 ST Yowana Madhyasta dimulai pada 3 Desember 2022 hingga 7 Januari 2023.

Rangkaian itu diisi dengan berbagai kegiatan seperti sejumlah lomba, bakti sosial, dan puncak HUT pada 7 Januari 2022. “Lomba Makendang Tunggal Pengipuk Kebyar Duduk bertemakan ‘Sahitya Abhinawa Krama’ dengan jumlah peserta sebanyak 20 peserta,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai wadah mengembangkan kreativitas, di samping juga untuk mempererat kebersamaan kami melalui kegiatan positif. “Semangat kami sebagai anak muda yang terus melestarikan seni budaya warisan leluhur sejalan untuk mendukung visi misi Kota Denpasar sebagai Kota Berbudaya,” katanya. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.