KLUNGKUNG – KNPI Klungkung menemui Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta; dipimpin Ketua DPD KNPI Klungkung, Anak Agung Gde Utama Indra Prayoga. Selain untuk menyampaikan situasi kepemudaan selama ini di Klungkung, mereka juga minta dukungan pemerintah agar bersama-sama menyukseskan Klungkung Youth Fest yang diinisiasi KNPI Klungkung.
“Kepemudaan di Klungkung saat ini sangat solid, baik OKP yang bernaung di bawah KNPI maupun organisasi kepemudaan lainnya. Dan, dalam berkegiatan, selalu melibatkan organisasi lintas sektor guna bersama mendukung program pemerintah dan bersama memajukan Klungkung,” kata Indra Prayoga belum lama ini.
Untuk mengawali kebangkitan ekonomi UMKM di Klungkung, terangnya, KNPI Klungkung hadir dengan membuat festival tahun 2022, dibalut dalam rangkaian Klungkung Youth Fest 4. Rencananya event dilangsungkan dari bulan Juni sampai Juli, sekaligus untuk merayakan HUT ke-49 KNPI yang tiba pada 23 Juli.
Rangkaian Klungkung Youth Fest 4 yakni lomba baleganjur ngarap kreasi yang akan digelar di Jaba Pura Pemedal Agung Klungkung, sekaligus sebagai pembuka festival. Rencananya pembukaan festival ini juga dihadiri Ketua DPD KNPI Provinsi Bali dan para ketua DPD KNPI kabupaten/kota se-Bali di bawah komando Nyoman Gede Antaguna.
Kemudian ada Piala Pelajar Klungkung yang merupakan lomba mobile legends dengan menggandeng ESI Klungkung dalam pelaksanaannya. Ada juga Klungkung Film Festival 4, yakni lomba film tingkat nasional yang digelar KNPI Klungkung menggandeng Sineas Klungkung.
Lalu ada talk show terkait politik bersama Bawaslu dan KPU, terkait perempuan, serta pekan raya dengan memberi ruang UMKM yang jarang terlihat di festival-festival sebelumnya.
Bupati Suwirta sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan KNPI Klungkung, karena dalam mendorong perekonomian maupun kemajuan daerah pemerintah juga sangat perlu dukungan pemuda. Dia berjanji akan hadir dalam hajatan yang dilakukan pemuda. “Nanti festival yang diawali oleh pemuda ini jangan sampai tercederai, jangan sampai ada keributan, ini harus dikawal betul kesuksesannya,” pesan Suwirta.
Dia menilai konsep festival ini berbeda, karena memakai titik fokus di Balai Budaya dengan didukung sisi lapangan puputan, serta arena bermain anak-anak. Keunikan ini diharap bisa memberi nuansa baru dalam berkegiatan. “Generasi muda tetap semangat, tetap tingkatkan jati diri untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung,” ajaknya menandaskan. baw























