DENPASAR – SMP Ganesha Denpasar tetap menjadi incaran masyarakat. Alasannya sederhana. Sekolah ini kemajuan pesat dalam akademis dan fasilitas sekolah yang tak kalah dengan sekolah negeri.
Tahun ajaran 2022/2023 mendatang, SMP Ganesha Denpasar juga akan mulai menerapkan Kurikulum Merdeka. Sebagai salah satu persiapan dalam menerapkan kurikulum anyar ini, SMP Ganesha Denpasar melibatkan semua guru mengikuti workshop Implementasi Kurikulum Merdeka.
Agenda workshop bertema “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Menuju Indonesia Maju”, berlangsung selama 3 hari mulai Senin-Rabu, 30 Mei – 1 Juni 2022. Agenda workshop dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., Senin (30/5/2022).
Kepala SMP Ganesha Denpasar, Drs. I Ketut Jawita, M.Pd., mengatakan, pelaksanaan workshop ini sebagai sarana untuk penguatan pembelajaran bagi guru terutama guru kelas VII yang nantinya akan menerapkan Kurikulum Merdeka. Juga memiliki pemahaman tentang konsep Profil Pelajar Pancasila serta memahami model pembelajaran project based learning.
Ia mendaku, para guru masih awam tentang Implementasi Kurikulum Merdeka. Karenanya lewat workshop yang menghadirkan Pengawas SMP, Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd.; dan Kepala Sekolah Penggerak, Ni Luh Putu Rusmana, S.Pd., M.Pd., ini dikumpas tuntas terkait persiapan dan Implementasi Kurikulum Merdeka.
Selain mendapat pemahaman terkait Implementasi Kurikulum Merdeka, para guru juga diberi pemahaman pengembangan kerangka pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Para guru juga dilatih praktek pembuatan modul pembelajaran Kurikulum Merdeka masing-masing MGMP.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, mengapresiasi semangat guru-guru SMP Ganesha Denpasar mempersiapkan diri menghadapi era baru pendidikan. Ia juga mengapresiasi keunggulan sekolah ini diperkuat lagi dengan iklim akademik yang baik dan ditambah hubungan yayasan dengan pimpinan pengelolaan sekolah harmonis.
Keunggulan kedua, kata dia, anak-anak dibina dan didik secara disiplin menjadi SDM yang berkatakter. Itulah alasan utama masyarakat mempercayakan pendidikan anak-anak di SMP Ganesha Denpasar. Apalagi sekolah ini dikenal sebagai sekolah kembaran SMPN 6 Denpasar karena mayoritas gurunya adalah guru SMPN 6 Denpasar serta guru muda yang energik.
SMP Ganesha Denpasar sudah membuka pendaftaran siswa baru. Pendaftaran sewaktu-waktu bisa ditutup karena tahun ini hanya menerima 10 kelas siswa baru. Siswa baru hanya dikenakan biaya awal tahun plus pakaian dan SPP pertama hanya Rp2.700.000.
Soal kurikulum, Wiratama mengungkapkan, perubahan kurikulum merupakan salah satu perubahan sistemik yang dapat memperbaiki dan memulihkan pembelajaran. Kurikulum menentukan materi yang diajarkan di kelas.
Karenanya ia meminta guru tak antiperubahan dan mampu mengubah pola pikir. Pada Kurikulum Merdeka, lugas Agung Wiratama, guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
Dalam penerapan kurikulum baru tersebut, dibantu dengan platform Merdeka Mengajar yang membantu guru dalam mencari referensi dalam mengajar. Platform Merdeka Mengajar merupakan platform edukasi yang dapat menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. tra























