Semeton Bali Midwest dan KJRI Chicago Gelar Peringatan Hari Raya Nyepi

KONSULAT Jenderal RI Chicago Meri Binsar Simorangkir memberi sambutan dalam peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Chicago, AS, Sabtu (16/4/2022). foto: ist

MASYARAKAT Hindu Bali di Midwest yang tergabung dalam Semeton Bali Midwest bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago mengadakan acara Dharma Shanti peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Chicago, Amerika Serikat (AS).

“Perayaan Hari Raya Nyepi di Chicago kali ini dilakukan di tengah dimulainya era baru setelah pandemi, di mana perekonomian dunia termasuk Indonesia, telah kembali menggeliat,” kata Konjen RI Chicago Meri Binsar Simorangkir dalam sambutannya seperti dikutip keterangan pers KJRI Chicago, Senin (18/4/2022).

Bacaan Lainnya

Setelah jumlah kasus COVID-19 melandai, Bali, kata Meri, Indonesia siap menyambut kunjungan wisatawan termasuk dari AS dengan diberlakukannya kembali pemberian fasilitas visa on arrival di bandara internasional Bali sejak 7 Maret 2022. “Karena itu, tunggu apa lagi? Segera book tiket pesawat dan sampai jumpa di Bali!” kata Konjen Meri.

Sementara itu, Wali Kota Oakbrook, Illinois, Gopal Lalmalani yang hadir sebagai tamu kehormatan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Saka kepada umat Hindu di Midwest.

“Bangsa Indonesia termasuk bangsa yang paling toleran di dunia. Dan di event yang membahagiakan ini, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Saka kepada umat Hindu di Midwest. Saya berharap agar acara perayaan tahun baru ini berjalan dengan lancar,” kata Lalmalani, yang lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Jakarta.

Baca juga :  Swiss Open: Jojo Lolos 16 Besar Usai Singkirkan Wakil Prancis

Perayaan Tahun Baru Saka dibuka dengan “Matur Piuning dan Nunas Taksu” yang berisikan harapan agar acara berjalan dengan lancar dan kondisi Bali akan terus membaik dan segera bangkit setelah pandemi mendera selama dua tahun terakhir. Acara itu juga menampilkan beberapa tarian seperti tari Dharmashanti, Margapati, Topeng Keras dan Legong Tapini.

Ketua Acara Perayaan Dharma Shanti I Nyoman Mahartayasa menyampaikan bahwa persiapan acara tersebut dilaksanakan selama dua bulan. “Animo masyarakat Chicago untuk mempelajari budaya dan tarian Bali pada khususnya, serta Chicago pada umumnya, sangatlah tinggi. Kalau diperhatikan, malam ini, kebanyakan pemain gamelan adalah warga AS dan kualitas permainan mereka tidak kalah dengan orang Indonesia,” ujar Mahartayasa.

Disebutkan, sekitar 100 pengunjung datang untuk meramaikan acara Dharma Shanti tersebut. “Mereka sangat disiplin dan mereka sangat mencintai budaya Indonesia, sampai saya sebagai orang Bali merasa kalah dengan dedikasi mereka,” ujar Mahartayasa, dikutip posmerdeka.com dari antaranews.

Menurut Mahartayasa, acara tersebut semakin meriah dengan kuis dan dooprize bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan soal pariwisata Indonesia, termasuk Bali, Lombok, Mandalika dan Danau Toba. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.