POSMERDEKA.COM, TABANAN – Sebanyak 28 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tabanan peserta program Rehabilitasi Pemasyarakatan memulai perjuangan untuk pulih dari kecanduan Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya), di Aula Candra Prabhawa Lapas Tabanan, Rabu (3/9/2025). Warga binaan peserta program tersebut merupakan penyalahguna Napza, yang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan harapan untuk pulih.
Kalapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengatakan bahwa program rehab tersebut hadir sebagai wujud nyata komitmen Lapas Tabanan dalam memberikan pembinaan yang berfokus pada pemulihan mental, fisik, dan spiritual para peserta. “Tujuan program ini sudah jelas, yakni membantu mereka keluar dari lingkaran ketergantungan, dan kembali menemukan jalan hidup yang lebih sehat,” ungkapnya.
Pihaknya berharap agar program tersebut dapat berjalan lancar, juga berkat dukungan petugas dan stakeholder eksternal. “Kami ingin setiap peserta benar-benar mendapatkan manfaat dari program Rehabilitasi Pemasyarakatan ini. Sinergi antara petugas dan mitra konselor jadi kunci, agar proses pemulihan dapat tercapai,” ujar Prawira.
Mengawali rangkaian kegiatan, konselor eksternal dari Yayasan Dua Hati, Yusuf Pribadi, memberikan pengenalan materi awal berupa doa kedamaian, the creed, dan ikrar pemulihan. Menurutnya, langkah awal yang sederhana ini merupakan pondasi penting untuk membangun kesadaran diri.
“Pemulihan butuh proses dan niat. Mulailah dengan hal-hal kecil seperti melatih doa, ikrar, dan mengenali diri. Dari sana, keinginan untuk menjauh dari Napza akan semakin kuat,” ujar Yusuf.
Salah satu peserta, Putu, mengaku optimis dan berterima kasih atas kesempatan mengikuti program tersebut. “Saya ingin berubah, ingin lepas dari Napza. Dengan adanya program rehab ini, saya berharap bisa benar-benar pulih dan kembali ke keluarga dalam keadaan lebih baik,” tegasnya.
Melalui program rehabilitasi ini, Lapas Tabanan tidak hanya memberi harapan baru kepada warga binaan, tetapi juga menegaskan bahwa setiap orang berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua dalam memperbaiki diri. gap kampungbet kampungbet
























