Sekolah di Denpasar Mulai PTM 100 Persen Senin Depan, Dihentikan Sementara Jika Terjadi Ini

KEPALA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra
KEPALA Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Foto: tra

DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen mulai Senin (18/4/2022). Pelaksanaan PTM 100 persen untuk seluruh satuan pendidikan mulai PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, SKB, PKBM, SMA/SMK dan SLB ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 420/1509/Disdikpora/2022.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, pada Kamis (14/4/2022) mengatakan, dalam surat edaran tersebut tiga hal yang membuat PTM 100 persen dihentikan sementara yang harus diperhatikan. Penghentian sementara PTM 100 persen di satuan pendidikan dan dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh sekurang-kurangnya 14×24 jam atau 14 hari apabila terjadi; klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan; hasil surveilans epidemilogis menunjukkan angka positivity rate warga satuan pendidikan terkonfirmasi Covid-19 di atas 5 persen; dan/atau warga satuan pendidikan yang masuk dalam notifikasi hitam pada aplikasi PeduliLindungi di atas 5 persen.

Bacaan Lainnya

Apabila setelah dilakukan surveilans, bukan merupakan klaster PTM 100 persen atau angka positivity di bawah 5 persen, PTM 100 persen hanya dihentikan pada kelompok belajar yang terdapat kasus konfirmasi dan dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh sekurang-kurangnya 5×24 jam atau 5 hari.

Baca juga :  Cabuli Anak di Bawah Umur, Petani Asal Tista Jadi Tersangka

Selain itu, dari SE tersebut juga memuat sejumlah langkah yang harus dilakukan kepala satuan pendidikan dalam hal terdapat temuan kasus suspek, kontak erat dan konformasi Covid-19 di satuan pendidikan. Termasuk melakukan pembersihan dan disinfeksi ruangan, peralatan, dan perlengkapan di area satuan pendidikan paling lambat 7 x 24 jam terhitung sejak ditemukan kasus konformasi Covid-19.

Sementara, pendidik yang tidak diperbolehkan atau ditunda menerima vaksin Covid-19 karena memiliki komorbid tidak terkontrol atau kondisi medis tertentu berdasarkan keterangan dokter, pelaksanaan tugas pembelajaran atau pembimbingan pendidik dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh. Selalu berkoordinasi dengan komite sekolah sebagai perwakilan orangtua/wali murdi dalam pelaksanaan PTM 100 persen, dan pengawas sekolah serta kepala satuan penddikan untuk berperan aktif dalam persiapan pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan PTM 100 persen. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.