Sehari, Bali Tambah 10 Pasien Covid-19 Meninggal, Totalnya Menjadi 1.250 Orang

  • Whatsapp

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Minggu (18/4/2021), kembali diwarnai lonjakan kasus meninggal dunia sebanyak 10 orang. Sejak Maret 2020, angka kematian di Bali karena virus mematikan itu, kini totalnya menjadi 1.250 orang dari jumlah kumulatif kasus positif sebanyak 42.928 orang.

Berdasarkan data yang diterima posmerdeka.com dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Minggu (18/4/2021), sepuluh pasien yang tutup usia tersebar di empat kabupaten kota, dengan rincian; Kota Denpasar 4 orang, Kabupaten Bangli 3 oang, Badung 2 orang dan Klungkung 1 orang.

Bacaan Lainnya

Kabar baiknya di hari yang sama, kembali pasien sembuh lebih dominan dari tambahan kasus positif baru walau selisihnya tidak begitu jauh. Kali ini pasien sembuh sebanyak 180 orang, sementara tambahan yang terkonfirmasi positif berjumlah 172 orang (161 orang melalui Transmisi Lokal dan 11 PPDN).

Yang menarik, Kabupaten Badung kini menjadi penyumbang harian terbanyak kasus positif baru sebanyak 47 orang. Disusul Denpasar 42 orang, Buleleng 26 orang, Gianyar 21 orang, Bangli 11 orang, Tabanan 10 orang, Karangasem 8 orang, Klungkung 6 orang dan Jembrana 1 orang.

Sementara Denpasar kembali mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak yakni 64 orang. Disusul Badung 36 orang, Buleleng 22 orang, Tabanan 17 orang, Gianyar 15 orang, Bangli 10 orang, Klungkung 6 orang, Karangasem 2 orang, Jembrana 1 orang, daerah lain luar Bali 6 orang dan 1 orang WNA.

Baca juga :  Bupati Mahayastra Pimpin Pembongkaran Pasar Umum Gianyar

Secara kumulatif jumlah kasus positif covid-19 di Bali sampai Minggu (18/4/2021) berjumlah 42.928 orang (42.815 WNI dab 113 WNA). Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 40.085 orang (93, 38%) dengan rincian 39.990 WNI dan 95 WNA).

Sementara yang meninggal dunia sebanyak dunia 1.250 (2,91%) dengan rincian 1.246 WNI dan 4 WNA. Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan (kasus aktif) berkurang 18 orang menjadi 1.593 Orang (3,71%) dengan rincian 1.579 WNI dan 14 WNA).

Dalam upaya menekan penularan covid-19 di Bali, Gubenur mengeluarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Surat Edaran ini mulai berlaku Selasa (23/3/2021) sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. SE ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur dalam SE tersebut antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.