BANGLI – Ketua PMI Bangli yang juga Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, membuka Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Bangli tahun 2021 di ruang pertemuan Dinas PKP Bangli, Rabu (20/1/2021). Kegiatan ini dihadiri Wakil Sekretaris PMI Bali, diikuti jajaran pengurus PMI Bangli, dan jajaran staf serta relawan PMI.
Panitia Pelaksana, I Kadek Ardip, dalam laporannya menyampaikan, Mukerkab merupakan agenda setiap tahun sebagai wadah evaluasi pelaksanaan program kerja, juga untuk menyusun program kerja PMI Bangli satu tahun mendatang. Selain itu juga membahas hal mendesak lainnya yang menjadi kebutuhan organisasi. Mukerkab PMI Bangli, kata dia, untuk menyampaikan evaluasi pelaksanaan program kerja pengurus tahun 2020, dan untuk penyempurnaan program kerja pengurus tahun 2021 berdasar prioritas dan kebutuhan.
“Dengan demikian pada kegiatan ini program dapat disahkan untuk dijadikan pedoman pelaksanaan program PMI Bangli,” ujarnya.
Ketua Pengurus PMI Bali dalam sambutan yang dibacakan Wakil Sekretaris PMI Bali, Made Wiryani, menyampaikan agar program yang disusun terdapat sinergitas antara PMI Bali dan PMI Bangli. Dengan begitu pelaksanaan program dapat lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan.
Dalam pandemi Covid-19 ini, sebutnya, PMI di seluruh Indonesia masih melakukan disinfektan, promosi edukasi pencegahan penyebaran Covid-19, distribusi masker dan paket PHBS sampai dengan evakuasi atau rujukan pasien Covid-19. Dia berharap respons bencana itu dapat dilaksanakan sebaik-baiknya.
PMI, sambungnya, tidak lepas dengan keberadaan Unit Donor Darah (UDD) yang melaksanakan tugas pelayanan donor, yang pada masa pandemi melaksanakan donor plasma konvalesen (TPK) bagi pasien Covid-19. UDD diminta dapat terus melaksanakan peningkatan kegiatan donor, peningkatan mutu dan keamanan darah, serta memberi pelayanan darah lebih maksimal kepada masyarakat.
Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, PMI dapat melaksanakan tugas pokoknya di bidang kemanusiaan dengan meringankan penderitaan sesama. Itu melalui berbagai program kegiatan dari tingkat pusat hingga daerah sesuai dengan UU No. 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Salah satu tugas pokok PMI adalah membantu penanganan musibah dalam dan di luar negeri.
Dalam kondisi prihatin bangsa sekarang ini, sebutnya, peranan PMI sangat dibutuhkan membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Pun bencana alam yang banyak terjadi akhir-akhir ini. “PMI harus siap mengemban tugas mulia tersebut dengan mengerahkan semua potensi yang dimiliki,” pesannya.
Tantangan PMI ke depan, imbuhnya, yakni terus meningkatkan kapasitas bidang organisasi, manajemen, keuangan, SDM, sarana prasarana dan lainnya untuk menuju kondisi memadai agar semakin dicintai masyarakat. Karena itu, Pemkab Bangli akan selalu berupaya mendukung program PMI yang sangat mulia. Baik dalam bentuk bantuan anggaran, personil, mediasi dan fasilitas sarana prasarana agar pelayanan PMI kepada masyarakat lebih berkualitas.
Dalam kesempatan itu, Sedana Arta menyerahkan bantuan program penguatan penanggulangan Covid-19 kepada 10 desa di Bangli, yang diterima perwakilan Satgas Desa yang didampingi perwakilan pengurus PMI Bali. gia
























