Sayur dan Minuman Tradisional Laris Manis di Pasar Gotong Royong Krama Bali PDIP Denpasar

  • Whatsapp
DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar melaksanakan Pasar Gotong Royong Krama Bali, Jumat (7/8). Foto: tra
DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar melaksanakan Pasar Gotong Royong Krama Bali, Jumat (7/8). Foto: tra

DENPASAR – Tak lebih dari dua jam sejak dibuka pukul 07.00, hasil pertanian berupa sayur hijau, terong ungu, terong bulat, tomat, ketela rambat, ketimun, serta aneka produk minuman tradisional seperti jamu, laris manis diserbu pembeli di Pasar Gotong Royong Krama Bali yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, Jumat (7/8) di Sekretariat DPC Perjuangan, Renon, Denpasar. Pasar ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat kecil, khususnya petani, nelayan dan perajin dalam pemasaran produk.  Tak hanya komuditi pangan, aneka tanaman hias juga diminati pengunjung.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, SH., mengatakan,  Pasar  Gotong Royong Krama Bali ini dilaksanakan, selain dilandasi ideologi partai, di mana PDI Perjuangan adalah partai yang berpihak pada wong cilik, juga  menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bali No. 1536, serta Instruksi Ketua  DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster, tentang Program Pasar Gotong Royong Krama Bali. Dikatakan, kegiatan ini tujuannya mempercepat pemulihan perekonomian rakyat dari dampak Covid-19.

Baca juga :  PUPR Karangasem Nihil Anggaran, Warga Tambal Jalan Secara Swadaya

‘’Di Denpasar kita memiliki petani, nelayan dan perajin, yang sangat terdampak pandemi Covid-19 ini. Melalui kegiatan ini kita menjembatani dan membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi. Terutama dalam pemasaran produknya,’’ ujar Ngurah Gede, didampingi sejumlah pengurus DPC PDIP Kota Denpasar, Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Kadek Agus Arya Wibawa, I Ketut Suteja Kumara dan  I Wayan Sutama.

Dikatakan, dengan adanya Pasar Gotong Royong Krama Bali yang akan dilaksanakan setiap Jumat, PDI Perjuangan dapat memberikan ruang dan kesempatan transaksi antara penjual dalam hal ini petani, nelayan dan perajin yang terdampak Covid-19 dengan pembeli atau masyarakat. ‘’Melalui kegiatan ini diharapkan muncul sikap-sikap empati saling sokong, saling bantu, yang merupakan bagian dari gotong royong warisan adiluhung nenek moyang kita,’’ katanya.

Baca juga :  Lagi, 2 Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal, Positif 31, Sembuh 27 Orang

Ngurah Gede berharap seluruh instansi pemerintah dan  swasta, baik OPD, BUMD, BUMN, instansi vertikal, bank-bank di Kota Denpasar, dapat melakukan hal semacam ini untuk membantu pemulihan perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Selain pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar, Pasar Gotong Royong Krama Bali juga dimeriahkan dengan hadirnya anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar, seperti  I Nyoman Darsa, I Wayan Suadi Putra, I Nyoman Karisantika, I Nyoman Tananjaya AP, I Nyoman Gede Sumara Putra, I Nyoman Sumardika, dan I Putu Gede Menala Wisnawa. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.