Sampah di TPA Sente Lewati Kapasitas

  • Whatsapp
KONDISI TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan mengalami kepenuhan sampah, Minggu (28/2/2021). Foto: ist
KONDISI TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan mengalami kepenuhan sampah, Minggu (28/2/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Kondisi TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan kembali diinformasikan mengalami kepenuhan sampah. Masalah ini untuk ke sekian kalinya menjadi perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Dia berupaya agar TPA Sente tidak ada sampah yang masuk, kecuali ada sampah residu seperti pampers, pembalut wanita, atau sampah yang sudah tidak bisa diolah lagi.

“TPA ini hanya untuk membuang sampah residu. Kalau sampai terus-terusan seperti ini, maka tidak bisa ditampung lagi,” tegas Suwirta didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, I Ketut Suadnyana, saat mengunjungi TPA Sente, Minggu (28/2/2021).

Bacaan Lainnya

Sebagai solusinya, Bupati memaparkan program TOSS Desa agar dievaluasi. Dari 46 desa di Klungkung daratan, ternyata baru 15 desa yang mampu melakukan pengolahan sampah secara mandiri. Sisanya masih terhitung membuang sampah di TPA dengan tanpa dipilah. Karena itu, Suwirta mengajak kepala desa dan masyarakat menyosialisasikan agar tidak membuang sampah ke TPA, pun segera membuat TOSS di masing-masing desa. Hal ini diperlukan aksi dari seluruh masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah di desa masing masing.

Untuk mengurangi timbunan sampah di TPA, semua desa dan kelurahan diharap memilah pemilahan sampah organik dan anorganik mulai dari rumah tangga. “Kalau desa-desa tidak bisa sosialisasi langsung, kami bersama Dinas DLHP akan turun langsung dan diprioritaskan tiga desa dalam sehari,” janji Suwirta.

Baca juga :  Gelora Samudera Kuta, Stadion Pendukung Piala Dunia U-20 di Bali

Dia juga menilai kuncinya adalah sosialisasi kepada masyarakat, karena ada yang bisa mengolah sampah, tapi ada juga desa yang tidak bisa. Sampah di perkotaan sekitar 15 truk yang masuk ke TOSS Center Karang Dadi langsung dikelola dan akan dilakukan optimalisasi. “Mari kita laksanakan apa yang kita lakukan dengan niat baik ini. Kita nyatakan belum berhasil mengelola sampah dengan baik, belum bisa membina masyarakat dengan baik, karena ini kita harus berproses untuk membuahkan hasil yang baik,” ajaknya. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.