Rekomendasi Demokrat Keluar, Tamba-Ipat Selangkah Lagi Sejahterakan Jembrana

TAMBA-IPAT- Nengah Tamba (baju biru) dan I Gede Ngurah Patriana Krisna. foto: gus alit

DENPASAR – Bakal calon bupati dan wakil bupati di Jembrana, I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Tamba-Ipat) tinggal selangkah lagi menjadi calon kuat yang diusung Koalisi Jembrana Maju (KJM) yakni Partai Golkar, Demokrat, dan Gerindra.

Setelah mengantongi rekomendasi lisan dari Partai Golkar, Tamba-Ipat pun kini mengaku telah mengantongi rekomendasi dari Partai Demokrat besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini. “Rekomendasi sudah keluar, tinggal mengambil saja di Jakarta,” ujar Tamba melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (27/7/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dengan keluarnya rekomendasi itu maka dirinya dan sang putra dari Prof. Gede Winasa ini, kini tinggal menunggu rekomendasi dari Partai Gerindra. “Keseriusan kami dalam membangun Jembrana dengan konsep mengembalikan kejayaan Bumi Makepung ini jangan diragukan lagi. Kami akan mengusung program dari bapak Winasa,” tuturnya.

Beberapa strategi pun telah ia catat jika nantinya telah resmi menjadi calon bupati dan juga wakil bupati di kabupaten ujung barat Pulau Bali ini. “Ini adalah strategi perang. Jadi kami simpan dulu. Nanti setelah resmi menjadi calon, maka program kami akan saya ungkap ke publik,” ujarnya.

Kendatipun demikian, Tamba yang terbukti komit dengan janjinya ini juga membocorkan beberapa program yang akan diusung, yakni di bidang pertanian, perikanan, dan juga perkebunan. “Ini baru sebagian dari program yang akan kami jalankan. Akan ada nantinya kesehatan gratis, pendidikan gratis, termasuk juga pembebasan pajak pertanian,” tandasnya.

Menurutnya, di Jembrana sendiri sangat banyak potensi yang bisa dimajukan. Sayangnya, selama ini diabaikan begitu saja. Padahal jika digarap dengan optimal, maka kesejahteraan masyarakat bisa diwujudkan dengan cepat.

“Selain pertanian, perikanan, dan juga perkebunan, kita bisa memajukan potensi alam yang ada. Mengingat, masing-masing desa memiliki panorama yang bisa kita jual tanpa merusak tatanan yang ada. Seperti contohnya di Gelar, Batu Agung yang menawarkan sungai dengan bebatuan besar dan juga ditambah air yang jernih, hawa sejuk, serta alami,” bebernya.

Bersama dengan Ipat yang merupakan generasi muda bergerak di bidang dunia digital, lanjut Tamba, potensi ini digarap serius dan bukan sekadar wacana. Akan tetapi dikemas dengan sedemikian rupa, termasuk juga memfasilitasi dengan dari segi anggaran dalam membangun sebuah wisata alam.

“Tentu ini akan mudah dilakukan jika kami diberikan kesempatan untuk memimpin Jembrana. Karena selain program dari bapak Winasa, kami juga menggarap potensi yang lainnya, demi kesejahteraan masyarakat. ‘Pasti Bisa’, itu kata kuncinya,” pungkasnya. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses