POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Menanggapi laporan pertanggungjawaban Bupati Gianyar atas pelaksanaan APBD tahun 2022, fraksi-fraksi DPRD Gianyar menyampaikan pandangan umum fraksi saat rapat paripurna, Senin (5/6/2023).
Berdasarkan LPJ Bupati Gianyar, pendapatan daerah direncanakan Rp2,45 triliun lebih, sampai berakhirnya tahun anggaran 2022 terealisasi Rp2,09 triliun lebih atau 85,1 persen. Belanja daerah yang terdiri dari belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga, belanja transfer direncanakan Rp2,26 triliun lebih, terealisasi Rp1,89 triliun rupiah lebih atau 83,52 persen.
Dari sisi penerimaan pembiayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp119,96 miliar lebih, terealisasi 100 persen. Pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp80,26 miliar lebih, terealisasi 100 persen.
Menanggapi hal tersebut, Fraksi PDIP melalui juru bicara Ni Nyoman Etty Yuliastuti memberi beberapa catatan, antara lain kesalahan penganggaran atas belanja barang dan jasa, serta belanja modal.
Juga pembayaran atas belanja jasa ketersedian layanan infrastruktur transportasi, serta kekurangan volume pada pekerjaan gedung dan bangunan pekerjaan infrastruktur jalan. Meski demikian, Fraksi PDIP menyebut catatan tersebut sebagai bentuk evaluasi.
“Konteks pembahasan atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 ini, tidak untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap muatan materinya. Namun, dalam rangka evaluasi antara rencana dan realisasi, serta laporan dengan kenyataan sesuai norma-norma yang ada,” bebernya.
Dengan demikian, Fraksi PDIP menyatakan sepakat dan mendorong agar pembahasan LPJ atas APBD 2022 dilanjutkan ke agenda sidang berikutnya sesuai tahapan.
Fraksi Golkar melalui Wayan Gede Sudarta menekankan menurunnya pendapatan daerah 2022 karena rendahnya realisasi pendapatan retribusi.
Meski ada beberapa catatan dari BPK yang disoroti seperti lemahnya pengendalian intern, Fraksi Golkar menyatakan sikap dan pendapat dapat menerima seluruh materi persidangan yang disampaikan Bupati pada pidato dengan agenda penyampaian pengantar Ranperda Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022 untuk dibahas lebih lanjut pada tahap persidangan berikutnya, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menutup PU Fraksi, Fraksi Indonesia Raya yang merupakan gabungan dari Partai Gerindra dan PKPI juga menyatakan menerima materi Ranperda Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gianyar tahun anggaran 2022 untuk dilanjutkan pembahasannya sesuai dengan tahapan yang telah disepakati. adi






















