Rai Mantra Terdaftar di TPS 17 Sumerta Kelod, 1.202 PPDP Denpasar Coklit Serentak

KETUA KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, membacakan sumpah/janji dan melantik 1.202 PPDP untuk Pilkada Denpasar 2020 secara virtual di kantor KPU Denpasar, Rabu (15/7/2020). Foto: Ist
KETUA KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, membacakan sumpah/janji dan melantik 1.202 PPDP untuk Pilkada Denpasar 2020 secara virtual di kantor KPU Denpasar, Rabu (15/7/2020). Foto: Ist

DENPASAR – Tahapan pemutakhiran data pemilih serentak untuk Pilkada 2020 dimulai, Rabu (15/7/2020). Khusus di Denpasar, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Denpasar Timur menyasar orang nomor satu di Pemkot Denpasar, Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra di kediamannya di Renon. Rai Mantra bersama istri dan ibunya tercatat sebagai pemilih di TPS 17 Desa Sumerta Kelod.

Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, usai mendampingi PPDP coklit di rumah Rai Mantra menuturkan, PPDP yang bertugas mendatangi “salah satu warga” Sumerta Kelod itu dilengkapi alat pelindung diri (APD). PPDP tersebut langsung bergerak ke lapangan, tak lama setelah mereka dilantik di kantor KPU Denpasar. Proses coklit tidak terlalu lama, karena Rai Mantra sudah menyiapkan kartu keluarga dan KTP untuk dicocokkan datanya.

Bacaan Lainnya

“Tadi nama yang terdaftar di data pemilih sesuai dengan identitas yang ditunjukkan, semua sudah masuk data pemilih. Tidak, tidak ada perlu perbaikan. Juga tidak ada yang tidak memenuhi syarat, misalnya ada anggota kawin keluar tapi masih terdaftar,” urai komisioner plontos tersebut.

Lebih jauh diutarakan, Rai Mantra menilai PPDP sudah menjalankan protokol kesehatan standar dengan menggunakan APD. Yang dimaksud yakni masker, pelindung muka, serta selop tangan plastik. Semua itu dipandang cukup untuk melindungi petugas dan pemilih saat coklit dijalankan.

Meski begitu, imbuhnya, Rai Mantra mengingatkan agar tetap waspada bertugas di tengah pandemi Covid-19. Pesannya adalah semua agar berjalan sukses, sehat dan semua selamat dengan tetap disiplin. “Kami diingatkan agar mengganti sarung tangan setelah pegang berkas. Beliau juga mengingatkan banyak yang terjangkit Corona itu tanpa gejala, makanya harus ekstra hati-hati di lapangan,” lugasnya. 

Penggunaan APD selama PPDP bertugas, sambungnya, diakui sebagai bentuk dorongan kepda masyarakat untuk melaksanakan tatatan kehidupan era baru sesuai dicanangkan pemerintah. “Intinya, melalui coklit ini sebenarnya KPU juga mendorong dan mengajak masyarakat taat dengan protokol kehidupan era baru, dan Pak Rai Mantra menyatakan sepakat dengan itu,” tandasnya.

Sebelumnya, pada hari yang sama KPU Denpasar melantik 1.202 orang PPDP secara virtual. Pembacaan sumpah/janji dan pelantikan dilakukan Arsajaya dari ruang rapat KPU Denpasar, diikuti masing-masing PPDP di kantor desa/kelurahan masing-masing. Selain melakukan pelantikan, Arsajaya juga mengajak seluruh penyelenggara melakukan Gerakan Klik Serentak www.lindungihaklpilihmu.kpu.go.id. Pelaksanaan gerakan ini dipandu Divisi Perencanaan dan Data KPU Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses