Rai Mantra : Penggunaan Masker Wajib untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
WALIKOTA Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Foto: ist
WALIKOTA Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Foto: ist

DENPASAR – Di tengah merebaknya kasus Covid-19 yang semakin meningkat, Walikota  Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengajak masyarakat Kota Denpasar turut berperan aktif memutus rantai penularan virus Corona atau Covid-19 dengan selalu menggunakan masker. Ini penting guna mencegah penyebaran virus, tetap di rumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pemkot Denpasar juga telah menggandeng pemangku kepentingan terkait lainnya dalam mengoptimalisasikan gerakan memakai masker bagi masyarakat. Seperti halnya melakukan sosialisasi melalui sosial media. Bahkan melalui K3S Kota Denpasar yang dikomandoi IA Selly Mantra melakukan gerakan  10.000 masker dengan menggalang bantuan dari perusahaan swasta melalui dana CSR mengumpulkan masker dan menyalurkan kepada masyarakat yang rentan penularan Covid-19 seperti pedagang di pasar tradisional, tukang parkir dan lain-lain.

Bacaan Lainnya

‘’Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua fungsi yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/droplet akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Sedangkan penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan  orang lain,” jelasnya, Rabu (22/4/2020).

Baca juga :  Komunitas Pengusada Bali Gabungan Adakan Pelayanan Kesehatan di Pura Khayangan Jagat Luhur Watukaru

Rai Mantra didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar yang juga Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, mengatakan, masker yang dianjurkan digunakan masyarakat tidak perlu masker medis atau masker N95. Namun cukup masker yang terbuat dari kain. Apalagi masyarakat juga diimbau juga berperan aktif menjaga ketersediaan masker di pasaran dengan tidak melakukan penimbunan ataupun pemborongan.

Rai Mantra menambahkan, ada beberapa aturan mengenai penggunaan masker yang harus diketahui oleh masyarakat seperti sebelum menggunakan masker, alangkah baiknya mencuci tangan dengan air bersih mengalir serta sabun dan gunakan masker hingga menutupi mulut dan hidung. ‘’Pastikan tidak ada celah terbuka antara masker dan wajah. Hindari menyentuh masker saat menggunakannya. Jika tidak sengaja menyentuhnya, segera cuci atau bersihkan tangan dengan air bersih beserta sabun,’’ sarannya.

Menurut  Rai Mantra, memakai masker ketika keluar rumah terutama di tempat ramai dan kerumunan penting dilakukan. Namun demikian, jika tidak begitu mendesak alangkah baiknya tetap berada di rumah. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penularan Covid-19. ‘’Dengan mengenakan masker, masyarakat akan terhindar dari virus yang ditularkan melalui cairan atau droplet saat penderita batuk atau bersin. Karena penularan terjadi melalui hidung, mulut ataupun mata. Sehingga jika mulut dan hidung kita tertutup masker, kemungkinan tertular lebih kecil,’’ kata Rai Mantra.

Ia juga meminta kepada satgas desa/kelurahan juga agar memperketat dan mengawasi masyarakat di lingkungan agar mewajibkan bagi masyarakat yang melintas keluar rumah agar memakai masker.

Baca juga :  Buktikan Produktivitas, GKB Rilis Single Kelima

Selain penggunaan masker, Rai Mantra juga  menyarankan agar membuat standar operasional prosedur (SOP) kesehatan sendiri di rumah selama pandemi wabah Covid-19. Di antaranya dengan sebisa mungkin melakukan pembatasan fisik atau menghindari kerumunan serta mulai bekerja dari rumah serta meminimalisir berpergian keluar rumah apabila tidak terlalu penting.

‘’Mari tingkatkan kewaspadaan dan lebih disiplin mengikuti arahan pemerintah. Saya minta masyarakat agar  tetap tenang agar imun tubuh tetap terjaga namun dengan adanya kasus ini agar masyarakat lebih jujur jika memiliki riwayat dari negara terjangkit atau daerah terjangkit, waspada dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan,’’ jelasnya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.