Puluhan Tahun Warga Gomong-Kecubung Dibeton, Rachmat Siap Mediasi Aspirasi Warga ke Rektor Unram

RACHMAT Hidayat saat berdialog di pinggir jalan kampung dengan beberapa warga dan Lurah Gomong, terkait penutupan akses pintu gerbang menuju Universitas Mataram yang berlangsung puluhan tahun. Foto: ist

MATARAM – Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Rachmat Hidayat, berkunjung ke Kampung Gomong Lama, Kota Mataram, Sabtu (29/10/2022). Rachmat menyerap aspirasi warga sekitar terkait penutupan pintu gerbang warga menuju lingkungan Universitas Mataram (Unram). Penutupan dengan cara menembok beton sejak puluhan tahun itu dengan alasan keamanan.

Penembokan berdampak kepada perekonomian warga sekitar. Banyak pemilik kos-kosan gulung tikar, pedagang kecil yang biasa berjualan melalui akses jalan itu omzetnya menurun, dan mahasiswa juga harus memutar jauh untuk kuliah.

Read More

Rachmat Hidayat diminta menjadi mediator agar pintu gerbang bisa dibuka kembali guna mempermudah akses keluar-masuk warga ke kampus Unram, khususnya bagi mahasiswa. Pun untuk menghidupkan kembali denyut perekonomian warga Gomong Lama.

Rachmat disambut masyarakat Gomong Lama dan Lingkungan Kecubung di teras SDN 14 Gomong. Warga aktif menyampaikan keluhan dan aspirasi kepada Ketua DPD PDIP NTB itu.

Dalam dialog dengan warga, Rachmat mendaku sudah berkomunikasi dengan Rektor Unram, Prof. Bambang Hari Kusumo, untuk membuka kembali pintu gerbang warga yang ditembok. Rachmat mengklaim Rektor setuju dan akan segera menindaklanjuti keinginan warga Gomong sepulang kunjungan dia dari Korea dan Jepang.

“Minggu depan sepulang Pak Rektor dari Korea dan Jepang, nanti perwakilan masyarakat Gomong saya ajak audiensi dengan Rektor Unram untuk membuat perjanjian terkait pembukaan pintu gerbang,” kata Rachmat disambut tepuk tangan dan tangis bahagia warga.

Jika kelak pintu gerbang dibuka kembali, Unram akan memberlakukan buka-tutup dan dijaga satpam untuk kebaikan bersama. Penutupan pintu itu saat jam kuliah malam terakhir sudah tidak ada, dan dibuka kembali pagi hari saat ada perkuliahan.

Rachmat juga mendengar aspirasi warga terkait pedagang bakulan, kaum difabel, belum menerima BLT maupun aspirasi untuk bantuan usaha UMKM. Dia menjamin menindaklanjuti dengan segera tanpa prosedur ruwet. Bagi yang mengalami lumpuh dan butuh kursi roda, kepala lingkungan diminta untuk memfoto orangnya, fotokopi KTP, dan data lengkap. Segera dikirim kursi roda adaptifnya.

Setelah menerima berbagai aduan, Rachmat bersama warga meninjau lokasi pintu gerbang warga yang ditembok dengan ditemani puluhan kepala lingkungan. Saat dialog informal, salah satu warga menyampaikan aspirasi. “Jika pintu gerbang bisa dibuka kembali, kami akan namakan dengan Gang Rachmat Hidayat,” serunya disambut aplaus.

Lurah Gomong, M. Ilham, menyampaikan apresiasi kepada Rachmat yang turun mendengarkan keluhan masyarakat Gomong Lama dan Lingkungan Kecubung. Hal senada disampaikan Kepala Lingkungan Gomong Lama, Zulhayadi. Dia berujar akan terus bersinergi dan membangun komunikasi dengan Rachmat. Mewakili warga, dia menyampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya.

“Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih. Semoga dengan turunnya beliau, permasalahan yang selama ini di masyarakat bisa teratasi,” harapnya. rul

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.