KARANGASEM – Puluhan ternak sapi milik warga di Banjar Dinas Poh, Desa Bhuana Giri, Bebandem, Karangasem terserang penyakit mulut dan kuku (PMK). Berdasarkan informasi dari Kepala Wilayah setempat, tak kurang dari 72 sapi terpapar PMK dalam kurun waktu tiga pekan terakhir.
“Awalnya tiga Minggu lalu ada sapi warga diduga terjangkit PMK, saat itu kami informasikan ke Perbekel. Penyebarannya cepat, sampai saat ini sudah ada 72 sapi diduga terpapar. Bahkan info terakhir katanya ada sapi yang kukunya nyaris terkelupas,” jelas Kepala Wilayah Banjar Dinas Poh, I Nyoman Madra, Senin (15/8/2022).
Sayangnya, menurut Madra, meski telah disampaikan kondisi ternak sapi warga tersebut, sejauh ini belum ada tindak lanjut dari instansi terkait. Selama merebaknya PMK, warga disebut secara mandiri mencari dokter hewan dengan biaya sendiri. Biayanya Rp100 ribu untuk pengobatan satu ekor sapi.
Atas kondisi tersebut, warga berharap ada pengobatan gratis untuk penanganan PMK. Pula minta bantuan disinfektan untuk pencegahan penyebaran, serta obat-obatan seperti betadin bagi sapi yang terpapar, untuk mengobati bagian hidung dan kaki sapi mereka.
“Saya sebenarnya bingung menjawab keluhan warga tentang penyakit yang menyerang sapi mereka. Semoga segera mendapat perhatian,” pinta Madra. nad
























