PTM Harus Taat Prokes, Kalau Bandel, Kembali Belajar Daring

PELAKSANAAN PTM di SMPN 2 Denpasar. Disdikpora Denpasar mengingatkan sekolah agar taat prokes untuk menghindari munculnya klaster Covid-19. Foto: tra

DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mengatakan, mulai Senin (4/4/2022) peserta didik TK/PAUD, SD, dan SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Pelaksanaan PTM di sejumlah sekolah di Denpasar dipantau khusus Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama. Ia mengunjungi SDN 18 Pemecutan, SMPN 2 Denpasar, dan beberapa sekolah lainnya.

Bacaan Lainnya

Dari hasil pemantauan tersebut, Disdikpora meminta agar siswa tetap taat prokes. ‘’Kalau bandel, apalagi sampai muncul klaster Covid-19, kembali belajar daring,’’ tegas Wiratama.

Ia mengatakan, pelaksanaan PTM sudah berjalan lancar. Pihak sekolah sudah memiliki sarana prokes memadai. ‘’Sekolah wajib mengisi daftar periksa sebelum melaksanakan PTM. Semuanya demi keamanan serta keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan,’’ Wiratama.

Wiratama mewanti-wanti para pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat memberikan contoh yang baik kepada peserta didik, seperti mematuhi protokol kesehatan.

‘’Jangan sampai gurunya tidak sadar seperti mengobrol dengan bergerombol atau berkerumun. Satgas Covid-19 sekolah juga harus mobile setiap sudut melakukan pengecekan,’’ ujarnya.

Baca juga :  Kembali Transmisi Lokal Menambah 1 Kasus Positif Covid-19 di Denpasar

Wiratama mengingatkan para peserta didik agar tidak terlena dengan PTM hingga mengabaikan prokes. Selain itu, ia juga mengimbau agar mereka segera pulang ke rumah usai melakukan PTM di sekolah.

‘’Bertemu dengan teman-teman memang menyenangkan. Tapi ingat, jaga kesehatan. Pulang sekolah langsung ke rumah ya,’’ imbau Wiratama.

Wiratama menegaskan, peserta didik harus selalu semangat dalam belajar, baik itu di sekolah maupun di rumah. Terlebih lagi dua minggu ini akan ada ujian. Karena itu, Wiratama mengefektifkan PTM yang sudah berlangsung dan taat prokes.

Dikatakan, dalam dua minggu ini PTM masih dilakukan 50 persen. Tujuan untuk memberikan siswa melakukan penyesuaian. Setelah berjalan dua minggu, kemungkinan akan dilaksanakan PTM 100 persen.

Di SMPN 2 Denpasar, menurut Kasek Gusti Agung Ayu Made Seniwati, melaksanakan PTM mulai Senin (4/4) sesuai SE Disdikpora Kota Denpasar. PTM pada minggu pertama fokus untuk siswa kelas IX, sementara siswa kelas VII dan VIII masih melaksanakan daring.

Sebanyak 462 siswa kelas IX yang terbagi dalam 11 rombel dibagi dalam dua sesi PTM, mulai pukul 07.30 – 10.10 dan pukul 10.30-13.10 . Pembelajaran difokuskan untuk anak kela IX untuk persiapan maksimal menghadapi ujian sekolah (US) pada 18 April 2022. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.