POSMERDEKA.COM, BULELENG – Inovasi tiada henti terus dilakukan Bank BPD Bali demi mensejahterakan masyarakat Bali, khususnya membantu dalam penyaluran kredit. Salah satu produk yang terbaru, yakni Kredit Usaha untuk Sejahtera, Unggul dan Maju (Kusuma). Bahkan, produk yang baru sekitar sebulan diluncurkan ini langsung banjirpeminat, terutama di Kota Singaraja, Buleleng yang sudah mencairkan kredit hingga Rp4 miliar.
Kepala Bank BPD Bali Cabang Singaraja, I Made Sudarma, mengakui, Kusuma merupakan produk inovatif bagi nasabah yang tidak bisa menikmati KUR lagi. Nasabah tersebut bisa mengajukan kredit kembali dan menjadi solusi bagi nasabah dengan suku bunga yang sangat ringan, atau hanya 10 persen per tahun. Karena itulah, baru saja diluncurkan Kusuma sudah banyak ada nasabah yang menjadi peminatnya. Mengingat dalam pengajuannya Kusuma sangat jauh lebih mudah.
‘’Kalau ada nasabah KUR yang sudah overload, nasabah bisa mengajukan kredit Kusuma dan bunganya pun cukup bersaing,’’ ujarnya ditemui di Kantor Bank BPD Bali Cabang Singaraja, Buleleng, Kamis (11/5/2023).
Selain itu, Sudarma juga menjelaskan, kinerja Bank BPD Bali Cabang Singarja terus membaik. Dibuktikan dengan laba per April 2023 sudah mencapai 128 persen, sedangkan kredit mencapai 108 persen, termasuk kredit produktif. Sementara NPL di Bank BPD Bali Cabang Singarajan masih di bawah Bank White 3 persen dan total DPK juga tercapai mencapai 106 persen.
Sementara itu, secara nominal tabungan mencapai 110 persen, dan kas mencapai 176 persen. ‘’Tercapainya raihan tersebut dikarenakan adanya arahan Direksi Bank BPD Bali, serta kerja keras dari semua tim Bank BPD Bali Cabang Singaraja,’’ ungkapnya, seraya sangat bersyukur, karena aset Bank BPD Bali Cabang Singaraja telah mencapai Rp1,8 triliun lebih, dan masih dalam kategori sangat baik.
Pascapandemi masyarakat sudah mulai berproduksi, sehingga pertumbuhan kredit sudah bisa mulai tumbuh. Juga adanya dukungan penuh juga dari Pemkab Singaraja. ‘’Apalagi dengan beberapa inovasi baik itu Dinas Pertanian, Koperasi sehingga inflasi pun bisa terjaga dengan baik,’’ bebernya.
Dikatakan Sudarma, ekspansi bank yang banyak masih di sektor perkebunan, baik itu cengkeh, buah dan yang lainnya. ‘’Kalau di Singaraja sangat bervariatif, masyarakatnya sangat berinovasi apapun program Bank BPD Bali, seperti BaliPay, QRIS, banyak diikuti sehingga Bank BPD Bali menjadi terbaik dalam digitalisasinya dan karena kinerja yang selaras dengan Pemkab Buleleng dan Bank BPD Bali Cabang Singaraja berhasil mendapatkan penghargaan,’’ pungkasnga. nan
























