TABANAN – Menjelang KTT G-20 di Bali, yang acara puncak pada pertengahan November 2022, Polres Tabanan menyiagakan 198 personel untuk bergabung kesatuan lain dalam pengamanan di bawah kendali Polda Bali dan Mabes Polri.
Hal itu terungkap dalam apel kesiapan dipimpin Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, di Lapangan Polres Tabanan, Rabu (2/11/2022). Selain memeriksa kesiapan pergeseran pasukan, juga pengecekan kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung.
Menurut Kapolres, apel kesiapan untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat pengamanan. Pun mengingatkan kembali kesamaan pola tindak di lapangan, agar sesuai dengan SOP dan benar menurut ketentuan yang berlaku.
“Kami mengingatkan arti penting KTT G20 ini, karena akan dihadiri seluruh pejabat negara G20, serta para undangan yang harus diatensi dan diamankan. Jadi, agar semua rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” pesannya.
Selain itu, tambah Kapolres, semua personel yang terlibat pengamanan agar menjaga nama baik Polres Tabanan, dengan tetap disiplin dan berperilaku yang baik. Pedomani semua ketentuan yang berlaku, dan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Apapun perintah dan petunjuk padal (perwira pengendali) agar dipatuhi dan dilaksanakan guna kelancaran dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.
Sebelum berangkat bertugas, personel diingatkan memeriksa ulang kelengkapan yang harus dibawa. Bagi personel yang masih memiliki tugas dan belum selesai dikerjakan, sebelum bergeser ke tempat penugasan agar diselesaikan atau didelegasikan kepada rekan kerjanya yang tidak terlibat pengamanan KTT G20.
Usai pengarahan, Kapolres didampingi semua pejabat utama Polres mengecek kesiapan personel, mulai dari sikap, tampang, dan kesesuaian gampol. Juga kelengkapan sarpras perorangan seperti jas hujan, lampu senter, dan kelengkapan lainnya. Untuk Operasi Puri Agung 2022 ini, sebanyak 198 personel Polres diturunkan. gap























