Polisi Ringkus Maling Perhiasan Imitasi

TERSANGKA Ni Wayan Menuh (47) saat dimintai keterangan penyidik. Tersangka diringkus anggota Polsek Bangli karena mencuri perhiasan tetangganya. Foto: ist

BANGLI – Polsek Bangli menangkap Ni Wayan Menuh (47) yang beralamat Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Bangli. Tersangka diringkus karena mencuri perhiasan tetangganya.

Kapolres Bangli, AKBP I Dewa Agung Roy Marantika; melalui Kasihumas Iptu I Wayan Sarta, Minggu (3/4/2022) membenarkan tersangka ditangkap Unit Reskrim Polsek Bangli, Kamis (1/4/2022) sekitar pukul 09.00 Wita. Pelaku dan barang bukti diamankan guna proses lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh diungkapkan, Minggu (6/3/2022) korban, Ni kadek Supiati (40) yang beralamat di Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Bangli pulang kampung ke Banjar Tambahan, Jehem, Bangli untuk membantu prosesi piodalan.

Pulang ke rumah malam harinya, dia kaget melihat barang dalam lemari berserakan di atas kasur. Dia kemudian memanggil suaminya, mengabarkan barang berantakan dan jendela samping dicongkel.

Barang-barang lainnya masih dalam keadaan utuh, termasuk perhiasan emas dan jam tangan yang ada di samping televisi. “Kejadian kemudian dilaporkan ke Polsek Bangli,” terang Sarta.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Bangli dipimpin Kanit AA Gede Ginarta melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi, diperoleh informasi tetangga korban bernama Me Menuh sering loncat tembok setiap hari ke rumah korban. Dua pekan berselang, Me Menuh kemudian dimintai keterangan.

Baca juga :  Aksi Bersih-bersih Sasar Pantai Cemara

Setelah diinterogasi, Me Menuh mengakui mencuri di rumah korban dengan modus mencongkel jendela dengan obeng. Dia menggasak uang Rp600 ribu serta perhiasan imitasi.

Polisi menyita barang bukti obeng belimbing, empat kalung imitasi dengan liontin, dua cincin emas imitasi, tiga pasang subeng emas imitasi, dan satu pin bros emas imitasi. Tersangka dikenakan pasal 364 yakni pencurian karena kerugian material kurang dari Rp2,5 juta. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.