POSMERDEKA.COM, MATARAM – PT PLN (Persero) berkomitmen terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Ditargetkan, tahun ini, ada sekitar 2.000 SPKLU tiang listrik yang akan dimanfaatkan oleh PLN. Salah satu program yang kini dirintis oleh PLN yakni, dengan memanfaatkan tiang listrik menjadi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Direktur Utama (Dirut) PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan, langkah tersebut merupakan inovasi perusahaan. Dengan inovasi tersebut, pihaknya bisa menambah fitur pada tiang listrik dengan SPKLU.
‘’Ini adalah inovasi kami di mana kami bisa mengubah memanfaatkan tiang listrik PT PLN (Persero) ini baik berbasis pada baja maupun berbasis pada beton sehingga bisa mengubah atau menambah fitur dalam tiang listrik sebagai SPKLU,’’ ujar Darmawan dalam siaran tertulisnya, Sabtu (1/6/2024).
Menurut dia, kemanfaatan tiang listrik menjadi SPKLU telah dipaparkannya pada rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi VII, Jakarta pada Kamis 30 Mei 2024. Hal itu menyusul, lanjut Darmawan, bahwa biaya untuk mengubah tiang listrik menjadi lebih murah. Pihaknya juga bisa memilih lokasi yang strategis.
‘’Tentu saja, karena ini biayanya jauh lebih murah dan kami bisa memilih lokasi yang sangat strategis misalnya di tempat-tempat umum di mana banyak sekali kendaraan listrik yang parkir daerah tersebut, atau di sekitar apartemen dengan konsentrasi kendaraan listrik yang banyak sekali terparkir di sekitar apartemen tersebut,’’ jelas dia.
Lebih lanjut dikatakan Darmawan, pihaknya menargetkan, pada tahun ini ada 2.000 tiang listrik yang menjadi SPKLU. ‘’Karena biayanya lebih murah tentu saja di 2024 ini kami menargetkan menambah 2.000 unit SPKLU tiang,’’ tandas Darmawan Prasodjo. rul
























