GIANYAR – Pemkab Gianyar memasang lampu hias sebanyak 230 titik dengan nilai mencapai Rp8,9 miliar, untuk penerangan berlalu lintas dan pejalan kaki. Penataan ini juga untuk menambah keindahan Kota Gianyar. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Gianyar, Wayan Suamba, Kamis (26/11/2020).
Lebih lanjut dikatakan, sesuai rencana, ratusan lampu hias warna merah itu dipasang dari perbatasan Kelurahan Bitra, Taman Kota hingga perbatasan Kelurahan Samplangan. Untuk di wilayah lain, ujarnya, akan dilanjutkan pada tahun 2021 secara bertahap. Saat ini yang diprioritaskan di Kota Gianyar dulu. “Nanti arahnya ke semua kota kecamatan, dengan catatan dukungan anggaran memungkinkan,” jelasnya.
Disinggung banyaknya lampu di Jalan Bypass IB Mantra yang sering mati, dia mengaku rutin berkomunikasi. Dia menyebut lampu di kawasan itu merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, dan sayangnya anggaran mereka kena refokusing akibat pandemi Covid-19. “Itu ditangani pusat, Kementerian Perhubungan, BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Wilayah XII Bali dan NTB,” urainya.
Terkait lampu penerangan jalan di kecamatan-kecamatan juga dianggarkan pada tahun 2021. Totalnya ada 1.200 titik. Dia berkata Gianyar butuh lampu penerangan jalan (LPJ) sebanyak 25 ribu titik, baru terpasang 6.500 titik, dan kurang lagi 18.500 titik.
Pengadaan lampu untuk di kecamatan, sambungnya, pada 2020 sekitar Rp 4,5 miliar, dan untuk tiangnya dianggarkan tahun 2021 sekitar Rp6,5 miliar. “Mudah mudahan Covid bisa mereda, sehingga pembangunan bisa normal kembali sesuai rancangan visi-misi Bupati,” harapnya. adi























