Peran Bumdes Kuatkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
NI Kadek Sinarwati. foto: ist

Oleh NI Kadek Sinarwati
(Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha)

PANDEMI Covid-19 telah menghancurkan seluruh sendi kehidupan. Perekonomian semua negara terpuruk termasuk Indonesia terkena serangan wabah ini. Berbagai jenis industri mencoba bangkit menguatkan perekonomian. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan lembaga wirausaha sosial di desa telah ikut megambil peran menguatkan ekonomi di tengah pandemi.

Bacaan Lainnya

Peran BUMDes bagi kesejahteraan masyarakat telah lama ditunjukkan bahkan jauh sebelum virus covid-19 menyerang bumi. Pada tahun 2011, Sayuti melaporkan hasil penelitiannya tentang peran BUMDes di Kabupaten Donggala. Kehadiran BUMDes mampu mengentaskan kemiskinan melalui tiga model yaitu model kelembagaan bagi pemberdayaan masyarakat desa, model organisasi dan manajemen dan model ketiga yaitu model fasilitasi.

Laporan kegiatan pengabdian masyarakat Suryana, dkk pada tahun 2015 menyatakan bahwa pemberdayaan kelompok tani melalui BMDes di Desa Selmadeg Kabupaten Tabanan, Bali mampu meningkatkan posisi tawar produk lokal.

Hasil penelitian Kurniawan pada tahun 2016 menemukan bahwa BUMDes di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga, berperan bagi peningkatan pendapatan asli desa melalui perannya sebagai fasilitator, mediator, motivator dan dinamisator.

Baca juga :  Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Perairan Pantai Geger

Sinarwati dan Marhaeni pada tahun 2019 menyampaikan hasil penelitiannya tentang peran BUMDes bagi pembangunan pedesaan menyatakan bahwa secara ekonomi BUMDes berperan meningkatkan produktivitas industri rumah rangga melalui pinjaman modal dan secara sosial kehadiran BUMDes di Kabupaten Karangasem telah menyerap tenaga kerja dan mencegah perpindahan penduduk dari desa ke kota.

Selama pandemi Covid-19, BUMDes sebagai lembaga wirausaha sosial di tingkat desa telah menunjukkan perannya menguatkan ekonomi. Seluruh BUMDes di Indonesia bergerak bangkit melawan pandemi guna menguatkan ekonomi Indonesia dari desa.

BUMDes Makmu Sejahtera di Desa Rayeuk Aceh bersama masyarakat desa melakukan pertanian bibit padi berkualitas tahan kering dan tahan hama. Program BUMDes Makmu Sejahtera berperan menjaga kestabilan harga komoditas beras di wilayahnya.

BUMDes Mekar Pinunjul di Desa Suka Mekar Kabupaten Cianjur, Jawa Barat membangun program Lumbung Pangan Desa dalam mengatasi pandemi Covid-19. Program tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi pertanian, perikanan dan peternakan.

BUMDes di Desa Tembok Kabupaten Buleleng Bali bekerjasama dengan komunitas petani muda keren menjadi distributor produk pertanian masyarakat setempat. BUMDes Lemambang Keliung di Desa Ensaid Panjang Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat melalui usaha tenun ikatnya menunjukkan peran dalam membantu perekonomian sekaligus melestarikan tenun ikat khas suku Dayak.

Kehadiran BUMDes Lemambang Keliung membantu 57 ibu-ibu di rumah Betang (sentra tenun di desa) untuk memasarkan tenun ikatnya pada berbagai acara maupun pemasaran secara online.

Baca juga :  Joda-Akbar Ditetapkan Sebagai Pemenang Pilkada Lombok Utara

BUMDes Makmu Sejahtera di Desa Rayeuk di Aceh, BUMDes Mekar Pinunjul di Jawa Barat, BUMDes di Desa Tembok Buleleng Bali, BUMDes Lemambang Keliung di Kalimantan Barat merupakan sebagian kecil dari BUMDes di Indonesia yang bergerak dan bangkit turut serta berperan menguatkan ekonomi di tengah pandemi.

Peran positif yang ditunjukkan BUMDes hendaknya tetap dijaga dan ditingkatkan menuju desa kuat Indonesia maju. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.