BANGLI – LPD merupakan salah satu unsur di desa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Karena itu keberadaan LPD yang nasabahnya sebagian besar krama Desa Adat Kubu lebih ditingkatkan lagi pelayanannya, sekaligus ditanamkan prinsip pesaja (serius) untuk membangun serta mengelola keuangan LPD.
Pesan itu disampaikan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat meresmikan kantor Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kubu yang dibangun dengan anggaran sampai Rp1 miliar lebih, Selasa (8/3/2022).
Sedana Arta menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilaksanakan warga Desa Adat Kubu dan pengelola LPD, yang bisa membesarkan LPD di tengah perekonomian masyarakat terdampak Covid-19.
Dia berharap masyarakat dan pengelola LPD lebih terpacu dan komit membesarkan LPD ini. “Dengan demikian kehadiran LPD ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian,” pintanya.
Dengan menempati gedung baru ini, pengelola LPD diminta mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menanggulangi permasalahan ekonomi. Pula jujur dalam mengelola keuangan. Kepada masyarakat selaku nasabah, Sedana Arta juga mengingatkan agar menaati aturan yang ada.
Ketua LPD Desa Adat Kubu, I Ketut Pariasa, berujar, LPD Desa Adat Kubu berdiri sejak 1 April 1985. Sampai saat ini LPD memiliki aset senilai Rp26 miliar. “Kemajuan LPD Desa Adat Kubu tidak lepas dari dukungan masyarakat Desa Adat Kubu,” jelasnya.
Guna mengoptimalkan pelayanan, belum lama pengelola membangun gedung LPD dengan menelan biaya Rp1 miliar lebih, sudah termasuk biaya upakara.
“Kami harap dengan gedung yang lebih representatif ini kepercayaan masyarakat lebih meningkat. Sebab, kemajuan LPD akan dirasakan dampaknya oleh masyarakat sendiri,” tandasnya. gia























