POSMERDEKA.COM – Tanpa Putri Kusuma Wardani, tiga tunggal putri Indonesia; Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Mutiara Ayu Puspitasari melaju ke babak 16 besar Turnamen BWF Super 500 Korea Open 2026 setelah mengalahkan lawan-lawanya, di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).
Thalita menang dramatis setelah ia mampu bangkit dari dua match point untuk menundukkan wakil Malaysia Wong Ling Ching melalui pertarungan tiga gim 21-17, 21-23, 22-20.
Thalita nyaris tersingkir ketika tertinggal 18-20 pada gim penentuan. Namun, pebulutangkis muda Indonesia itu berhasil merebut empat poin beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan kemenangan dengan 22-20.
“Di gim ketiga terjadi lagi, malah lawan sempat match point tapi pelatih mengingatkan belum selesai jadi saya terus coba, saya lebih sabar dan akhirnya bisa meraih empat poin beruntun,” kata Thalita usai laga.
“Kesalahan saya adalah ketika unggul seringkali menurunkan tempo, banyak mengangkat bola dan jadi kecolongan terus lalu banyak mati sendiri,” imbuhnya.
Sayangnya di babak 16 besar Kamis (5/11/2026), Thalita langsung bertemu rekannya sesama di Pelatnas Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang secara mengejutkan mengalahkan unggulan ketujuh asal Chinese Taipei (Taiwan) Chiu Pin-Chian melalui pertarungan tiga gim 17-21, 21-13, 21-16.
Usung Ambisi Revans
Sebelum laga tersebut, Kadek Dhinda memang mengusung ambisi revans dalam pertemuan keduanya dengan Chiu Pin-Chian, karena pemain berperingkat 17 BWF itu mengalahkan dirinya pada babak semifinal Korea Masters 2025 lewat rubber gim pada 8 November 2025 silam.
“Melawan Chiu Pin-Chian, saya harus lebih menguatkan pikiran karena Chiu adalah pemain yang sudah di level atas pasti tidak mudah dimatikan. Saya juga mau balas kekalahan di Korea Masters tahun lalu,” kata Kadek Dhinda sebelum laga, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews, Selasa (3/11).
Sebagaimana diketahui, Kadek Dhinda yang memiliki peringkat 66 dunia tersebut melangkah ke babak utama Korea Open 2026 setelah mengunci kemenangan atas wakil tuan rumah Korea Selatan Kim Ga Ram lewat drama rubber gim 25-23, 18-21, dan 21-9.
Sementara itu, Mutiara melangkah ke babak 16 besar setelah berhasil membalas dua kekalahan sebelumnya dari wakil tuan rumah Kim Joo Eun. Mutiara menundukkan Kim melalui kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-19 dalam pertandingan berdurasi 44 menit.
“Alhamdulillah hari ini menang, senang sih bisa revans juga. Dari permainan lawan sebelumnya sebenarnya tidak banyak berubah jadi adaptasinya lebih cepat, saya bisa membaca permainannya dan sudah tahu cara mengantisipasinya,” kata Mutiara usai laga.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Mutiara atas Kim setelah selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya, sekaligus memperkecil ketertinggalan rekor pertemuan menjadi 1-2.
Meski berhasil menuntaskan revans sekaligus mengamankan tiket babak 16 besar, pebulutangkis peringkat ke-99 dunia itu menilai masih banyak kesalahan sendiri yang perlu diperbaiki.
“Secara percaya diri pasti meningkat bisa lolos ke babak selanjutnya tapi saya tidak puas dengan permainan hari ini sejujurnya. Ini bukan penampilan terbaik karena banyak sekali mati sendiri. Besok harus bisa main lebih rapi,” ujar Mutiara.
Pada gim pertama, Mutiara mampu mencetak enam poin beruntun untuk membuka keunggulan 17-11 sebelum mengamankan kemenangan 21-16.
Sementara pada gim kedua, Mutiara sempat unggul 20-17 sebelum Kim memperkecil ketertinggalan menjadi 19-20. Namun, Mutiara berhasil mengamankan poin penentu untuk menutup pertandingan.
Pada babak 16 besar, Kamis (5/11), Mutiara dijadwalkan menghadapi unggulan keenam Lin Hsiang Ti yang. Wakil Taiwan itu melaju ke babak kedua (16 besar), setelah mengalahkan wakil tuan rumah Kim Min Ji dua gim langsung 21-13, 21-18. yes























