BANGLI – Keseriusan Pemkab Bangli mewujudkan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Bangli dibuktikan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta. Kini pengadaan lahan untuk fasilitas olahraga terbesar di Bangli hampir tuntas dilakukan.
Memasuki akhir tahun 2022, Pemkab Bangli membayar sebagian besar lahan, dari hampir 5 hektar yang akan digunakan untuk pembangunan, kepada para pemilik lahan. “Untuk pembelian lahan, tiga hari lalu sudah kami bayarkan,” ujar Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Wayan Diar, Senin (26/12/2022).
Bupati asal Desa Sulahan, Susut ini menguraikan, total kebutuhan dana untuk proses pengadaan lahan mencapai Rp19 miliar lebih. Namun, di APBD 2022, dana yang dialokasikan baru Rp15 miliar, sehingga masih ada kekurangan Rp4 miliar lebih. Kekurangan anggaran disiapkan di APBD Induk 2023. Bulan Januari 2023 pada minggu pertama, kekurangannya dijamin sudah langsung dibayarkan.
Setelah pembebasan lahan tuntas dilakukan, sambungnya, proses pembangunan GOR tahap pertama dianggarkan tahun 2023 senilai Rp10 miliar lebih. Pada tahap pertama, akan dilakukan perataan lahan dan pembuatan jembatan sebagai akses menuju GOR.
Termasuk juga membangun lapangan sepakbola. “Pembangunan jembatan yang dimaksud dari kantor Dinas PKP ke arah timur menuju lahan pembangunan GOR,” terangnya.
Masih terkait kekurangan anggaran, dia menegaskan bersama Bappeda sudah turun ke lokasi dan bicara kepada kepala lingkungan dan pemilik lahan. “Mereka sudah setuju untuk lahannya dimanfaatkan,” tandasnya. gia























