Penertiban di Pos Penyekatan, 139 Kendaraan Mau Masuk Denpasar Dipaksa Putar Balik

  • Whatsapp
TIM Yustisi Denpasar saat melakukan penertiban di Pos Penyekatan, Kamis (15/7/2021). foto: ist

DENPASAR – Sedikitnya 98 kendaraan yang mau masuk Denpasar, dipaksa putar balik saat Tim Yustisi Denpasar melakukan penertiban pelaksanaan PPKM Darurat di setiap pos penyekatan yang ada di ibu kota provinsi Bali itu, Kamis (15/7/2021).

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, pelaksanaan penertiban dilaksanakan secara stationer dan mobile. Secara stationer dilakukan di beberapa titik Penyekatan yakni pos penyekatan, sedangkan mobile dilakukan dengan patroli.

Bacaan Lainnya

Seperti di Pos Penyekatan Simpang Cokroaminoto-Jalan Gunung Galunggung, terjaring 5 orang salah menggunakan masker sehingga langsung diberikan pembinaan dan 20 orang kendaraan dipaksa putar balik. Di Pos Penyekatan A. Yani – Antasura, tidak ada pelanggaran. Pos Jalan Trenggana – Jalan Trengguli terjaring 10 kendaraan yang harus putar balik.

Kemudian Pos Penyekatan Nangka Utara – Kemuda, dengan jumlah pelanggar 1 orang tanpa masker dan 50 kendaraan putar balik. Pos Penyekatan Gunung Sanghyang terjaring 14 kendaraan putar balik. Pos Jalan Seroja – Jalan Kemuda, dengan jumlah pelanggar 45 kendaraan putar balik.

Untuk penertiban secara mobile, Tim Induk Aman Nusa bersama dengan unsur TNI, Polri, Satpol PP Kota Denpasar, dan Dishub Kota Denpasar bergerak dari Polresta menuju jalan Gunung Agung, Jalan Wahidin, Jalan Sri Rama, Jalan Soetomo, Jalan Gajahmada, Jalan Surapati, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Raya Puputan, Jalan Dewi Sartika, Jalan Diponegoro, Jalan M Thamrin dan kembali ke kantor Polresta Denpasar.

Baca juga :  Dinas PKP Bangli Ajari Petani Buat Pupuk Bangkai Ikan

Saat patroli, 1 usaha ditemukan melanggar dan diberikan surat panggilan.
Tim Kecamatan Denpasar Utara patroli di sepanjang Jalan Gatot Subroto Tengah, Jalan Nangka Selatan, Jalan Yudistira, Jalan Arjuna, Jalan Veteran, Jalan WR. Supratman, Jalan Suli, kemudian kembali kekantor camat.
Dalam kegiatan ini, tim menertibkan 10 usaha karena telah melebihi waktu buka usaha dalam ketentuan PPKM Darurat.

Tim Kecamatan Denpasar Selatan bergerak menuju Jalan Raya Sesetan, Jalan Sidakarya, Jalan Pendidikan, Jalan Palau Moyo, dan kembali menuju Jalan Raya Sesetan dipimpin Kasi Trantib Camat Denpasar Selatan.

Sayoga mengakui dalam setiap penertiban masih saja masyarakat yang melakukan pelanggaran. Sehingga dalam kesempatan itu, pihaknya mengharapakan kesadaran masyarakat sekaligus mentaati protokol kesehatan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.