Pendapatan Retribusi Sewa Alat Berat Tak Capai Target

PENYEWAAN alat berat milik Pemkab Bangli menurun drastis gegara minimnya kegiatan fisik yang dilakukan masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto: ist

BANGLI – Penyewaan alat berat milik Pemkab Bangli menurun drastis gegara minimnya kegiatan fisik yang dilakukan masyarakat akibat pandemi Covid-19. Situasi itu berimplikasi terhadap anjloknya pendapatan dari retribusi sewa alat berat, sehingga tidak mencapai target yang dicanangkan.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Bangli, I Putu Agus Yuda Antara, mengatakan, target pendapatan dari sewa alat berat tahun 2022 memang tidak bisa direalisasi. Dari target Rp52,8 juta yang bisa diperoleh hanya Rp47,45 juta atau setara dengan 89,87 persen.

Read More

Lebih lanjut diutarakan, tidak tercapainya target pendapatan tahun lalu karena imbas pandemi Covid-19. Saat masa pandemi, sebutnya, kondisi perekonomian masyarakat mengalami kelesuan, sehingga beberapa kegiatan fisik tidak bisa berjalan.

Biasanya alat berat disewa masyarakat perseorangan maupun kelompok (banjar/desa). “Kegiatan yang haruskan menggunakan alat berat misalnya membuka jalan baru, proses perataan tanah sampai pengerukan,” jelasnya.

Untuk target pendapatan tahun 2023, sambungnya, senilai Rp58,08 juta. Ada empat jenis alat berat yang disewakan yakni jenis satu wheel loader, satu eskavator, satu bulldozer, dan tiga unit mesin gilas.

Melihat geliat pembangunan di Bangli saat ini, dia mendaku optimis target dari sewa alat berat bisa tercapai. Disinggung tarif sewanya, dia menyebut diatur dalam Perda No. 6/2017 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 23/2015 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Ada perbedaan nilai retribusi antara dipakai untuk di dalam daerah dan di luar daerah. Wheel Loader untuk dalam daerah harga sewanya Rp350 ribu per hari, dan Rp500 ribu sehari jika disewa di luar Bangli. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.