KARANGASEM – Ternyata solusi terhadap hama gayas sebenarnya sudah ada. Obat penangkal hama gayas merupakan hasil dari penelitian laboratorium pemerintah, tapi hingga saat ini publikasinya belum tersebar luas di kalangan masyarakat umum, terutama di Karangasem.
Berdasarkan pantauan, di salah satu stan dagang serangkaian acara HUT Kota Amlapura di Lapangan Candra Buana, Karangasem ada menjual sarana pertanian. Salah satu yang dijual adalah obat hama gayas.
I Ketut Semadiyasa, penjaga stan, mengaku sarana penangkal hama gayas berupa obat alami yang diproduksi Laboratorium Hayati milik pemerintah.
“Bahannya alami ini, katanya tidak ada unsur kimianya. Mungkin mirip dengan fermentasi proses pembuatannya,” tuturnya saat ditemui di stan dagangannya, Kamis (22/6/2022).
Lebih lanjut dijelaskan, nama sarana penangkal hama gayas tersebut yakni Beauveria Bassiana. Sarana ini berupa cairan yang memang dikemas dengan ukuran bervariasi, dengan harga per liter Rp60 ribu. Sarana penangkal hama ini sejak lama ada, tapi yang menerapkan masih bersifat perorangan.
“Memang obat ini langka dan jarang masyarakat yang tahu keberadaanya. Bahkan yang mendistribusikan sarana penangkal hama gayas ini hanya ada 4 perusahaan di Bali, entah apa alasannya, saya tidak tahu juga,” cetus Semadiyasa.
Semadiyasa mengaku sempat didatangi Bupati, tapi tidak ada respons karena keburu hujan. “Sempat kemarin disamperin,tapi karena keburu hujan akhirnya tidak jadi ngobrol lebih banyak,” pungkas Semadiayasa. nad
























