POSMERDEKA.COM, TABANAN – Pemkab Tabanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir dan longsor pada 10 September 2025 lalu. Penyerahan bantuan diserahkan pada Sabtu (13/9/2025), di dua lokasi terdampak, yakni di Perumahan Panorama Sanggulan, Kecamatan Kediri, serta Perumahan Lembah Jati.
Bantuan logistik yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari dan perlengkapan berupa sarung. Penyaluran ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. “Kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan hadir untuk masyarakat dalam kondisi apapun, terlebih saat tertimpa bencana. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, namun diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada warga agar tetap kuat dan tabah menghadapi situasi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya sigap dalam memberikan penanganan bencana, baik berupa evakuasi maupun bantuan logistik. “Penyaluran bantuan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapat perhatian. Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan,” jelasnya.
Pemkab Tabanan melalui BPBD juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan, serta terus mengedepankan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.
Data sementara di BPBD Tabanan sampai dengan Minggu (14/9/2025), tercatat 66 titik lokasi bencana berupa banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Kerugian material yang ditimbulkan akibat bencana alam tersebut Rp3,08 miliar. gap























