Pemkab Jembrana Akan Bayarkan Iuran Jamsostek bagi Pemuka Agama

  • Whatsapp
KADIS PMPTSPTK Jembrana, Komang Suparta (kanan), saat menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris di Griya Gede Manuaba, Desa Batuagung, Jembrana, Kamis (14/10/2021). Foto: man

JEMBRANA – Salah satu upaya dalam pelaksanaan visi misi mewujudkan masyarakat Jembrana bahagia, Pemkab Jembrana akan membantu para pelayan umat seperti sulinggih, pemangku, dan pemuka agama lainnya membayarkan iuran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Hal tersebut diungkapkan Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana, I Komang Suparta, saat menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris Alm. Ida Pedanda Gede Jenggala Wisara di Griya Gede Manuaba, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kamis (14/10/2021).

Bacaan Lainnya

Sesuai rapat kerjasama operasional antara BPJS Ketenagakerjaan KCP Jembrana Negara dengan Pemkab Jembrana di Denpasar, beberapa waktu lalu, Bupati Jembrana berencana akan membantu untuk membayarkan para sulinggih, pemangku, dan pemuka agama lainnya. Mulai tahun 2022 mendatang, seluruhnya akan didaftarkan dalam jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Suparta, Pemkab Jembrana juga terus memberikan sosialisasi terkait jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) kepada masyarakat melalui aparat desa/kelurahan. Untuk tenaga kerja kontrak (non-PNS) di lingkungan Pemkab Jembrana, kata dia, sudah 100 persen mengikuti program Jamsostek.

“Kami mengajak semua masyarakat untuk ikut mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini juga bentuk dukungan terhadap program Jaminan Sosial Nasional,” katanya.

Baca juga :  Seminggu PKM di Denpasar, Masih Banyak Orang Bepergian Tanpa Suket

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jembrana, I Gusti Putu Irany, mengatakan, ada banyak program yang dapat dilayani dalam Jamsostek ini. Contohnya, kali ini pihaknya bersama Pemkab Jembrana menemui ahli waris Alm. Ida Pedanda Gede Jenggala Wisara (Ida Bagus Gede Pidada Manuaba) karena almarhum terdaftar dalam jamsostek secara mandiri.

“Sebenarnya almarhum baru terdaftar 1 bulan yang lalu. Saya berharap agar semua masyarakat Jembrana untuk dapat ikut jamsos BPJS Ketenagakerjaan dengan begitu besarnya manfaat untuk proteksi diri,” harapnya.

Ida Pedanda Istri Jenggala Wisara selaku ahli waris menyampaikan terima kasih kepada BP Jamsostek atas santunannya yang direspons secara cepat guna membantu meringankan beban keluarga. “Terima kasih juga saya sampaikan untuk Pemkab Jembrana atas perhatian kepada masyarakat Jembrana terkait jaminan sosial,” pungkasnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.