Pemilik Kabur, Barang Pedagang Liar Diangkut Tim Gabungan

  • Whatsapp
TIM gabungan saatt membersihkan barang pedagang liar. Foto: adi

GIANYAR – Menjelang diresmikannya Pasar Rakyat Gianyar, tim gabungan menertibkan pedagang liar yang berjualan di sekitar Pasar Rakyat Gianyar, Selasa (14/12/2021). Tim penertiban terdiri dari TNI/Polri, Kejari Gianyar, Pengadilan Negeri Gianyar, Dinas Perhubungan, Disperindag/UPT Pasar Gianyar dan Satpol PP Gianyar.

Kasatpol PP Gianyar, Made Watha, mengatakan, dalam penertiban tersebut tidak ada pedagang yang diamankan. Ketika tim gabungan tiba di lokasi, pedagang bermobil maupun yang buka lapak langsung kabur. Petugas hanya kebagian mengangkut sisa dagangan yang ditinggal, seperti keranjang dan payung lapak tanpa tuan.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut diutarakan, penertiban ini sudah terencana. Pada Senin (13/12/2021) pihaknya melayangkan surat penegasan tentang penegakan Perda Kabupaten Gianyar Nomor 15/2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

“Kami tegaskan kepada pedagang dilarang berjualan di badan jalan, trotoar, halte, tempat penyeberangan orang, dan tempat-tempat untuk kepentingan umum,” jelasnya.

Watha menjamin pada Rabu (15/12/2021) tidak ada pedagang liar lagi yang berjualan. Untuk memastikan itu, Watha menurunkan personel untuk patroli. Jika masih ditemukan pelanggaran, petugasnya tak segan-segan mengangkut lapak pedagang.

Petugas juga akan menderek kendaraan pedagang bermobil. Mereka juga diancam bisa dikenakan sanksi denda Rp25 juta sesuai Perda 15/2015. “Kami harapkan besok sudah clear (bersih). Karena tak dipungkiri, masih ada beberapa pedagang yang kucing-kucingan,” lugasnya bernada mengancam.

Baca juga :  Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Rai Wirajaya Refleksikan Wawasan Kebangsaan

Alasan penertiban, Watha berujar karena Pasar Rakyat Gianyar akan diresmikan pada Sabtu (18/12/2021). Selain itu, selama pandemi dan pengerjaan pasar, para pedagang liar itu diberi toleransi jualan.

“Sebenarnya dari dulu ndak boleh jualan di jalan, itu kan sudah ditoleransi selama pandemi. Sekarang harus tegas karena pasar akan diresmikan, agar tidak kumuh bersanding dengan bangunan pasar yang mewah,” urainya menandaskan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.