Pelayanan KB Sejuta Akseptor, Inspektur Utama BKKBN Kunjungi Bidan di Denpasar

INSPEKTUR Utama BKKBN melakukan kunjungan ke Bidan Yan Mona Fridayanthi, di Jalan Siulan, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Rabu (15/6/2022). Foto: ist
INSPEKTUR Utama BKKBN melakukan kunjungan ke Bidan Yan Mona Fridayanthi, di Jalan Siulan, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Rabu (15/6/2022). Foto: ist

DENPASAR – Inspektur Utama BKKBN, Ari Dwikora Tono, melakukan kunjungan ke Praktik Mandiri Bidan (PMB), Bidan Yan Mona Fridayanthi, di Jalan Siulan, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Rabu (15/6/2022). Kunjungan itu dalam rangka Pelayanan KB Sejuta Akseptor serangkaian Hari Keluarga Nasional ke-29 tahun 2022.

Dalam kesempatan itu, Inspektur Utama BKKBN didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa. Ari Dwikora Tono bersama Sagung Antari dan Ayu Kristi melihat langsung proses pemasangan KB IUD dan pemasangan KB Implan. Dengan kunjungan ini diharapkan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) pelayanan KB di Kota Denpasar berjalan baik dan lancar.

Read More

“Kunjungan ini agar kami bisa melihat langsung program Pelayanan KB Sejuta Akseptor yang ada di Kota Denpasar karena di Kota Denpasar ada 19 PMB yang telah diajak kerja sama oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Kota Denpasar. Diharapkan masyarakat yang ingin menunda kelahiran bisa memanfaatkan KB secara gratis,” kata Sagung Antari.

Sementara itu, Ari Dwikora Tono mengatakan, Pelayanan KB Sejuta Akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional dilaksanakan di setiap titik lebih dari sejuta. Sehingga nama kegiatannya Pelayanan KB Sejuta Akseptor. Menurut dia, pelayanan KB ini penting karena dapat mengatur jarak kelahiran anak. “Dengan bisa mengatur jarak kelahiran anak dapat mencegah terjadinya stunting,” katanya.

Ia melanjutkan, sekarang BKKBN menjadi koordinator pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting. “Melalui kegiatan ini kami harapkan sekarang tidak hanya membatasi dua anak cukup, tapi kita bicara kualitas KB. Jika ingin keluarga berkualitas, gunakan KB untuk bisa mengatur jarak lahir sehingga melahirkan anak yang sehat,” jelas Ari Dwikora.

Dia menilai pelayanan BPM Bidan Yan Mona Fridayanthi sangat bagus dan pelayanannya cepat. Bahkan pasien saat ditanya tidak sakit ketika memasang KB Implan. “Jadi, masyarakat tidak perlu takut kalau ikut KB,” katanya. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.