Pekerja Migran Ucapkan Terima Kasih kepada Walikota Rai Mantra, Jumlahnya Diperkirakan Terus Bertambah

  • Whatsapp
PARA PMI asal Denpasar mengikuti persembahyangan bersama Tilem Kedasa, Rabu (22/4/2020) di tempat karantina. Foto: ist
PARA PMI asal Denpasar mengikuti persembahyangan bersama Tilem Kedasa, Rabu (22/4/2020) di tempat karantina. Foto: ist

DENPASAR – Sebanyak 209 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Denpasar dikarantina di beberapa rumah singgah yang disediakan Pemkot Denpasar. Bertepatan dengan Tilem Kedasa, Rabu (22/4/2020), para PMI melaksanakan persembahyangan bersama di rumah singgah dengan tetap berpatokan protokol kesehatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi menjelaskan, terdapat sedikitnya 209 orang PMI asal Denpasar yang sedang mengikuti karantina di rumah singgah yang disediakan Pemkot Denpasar. Kemungkinan akan terjadi penambahan seiring kepulangan para PMI beberapa hari ke depan.

Ia menjelaskan, persembahyangan bersama di rumah singgah tetap berpatokan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, yakni dengan pembatasan fisik dengan menjaga jarak saat bersembahyang.

Baca juga :  Survei Y-Publica, Elektabilitas PDI Perjuangan Masih Unggul

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Denpasar itu menyampaikan, setelah seluruh PMI menjalani masa karantina selama 14 hari dan dinyatakan negatif, yang bersangkutan kembali diwajibkan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Dewa Rai kembali mewanti-wanti, selama 14 hari tersebut, pihak keluarga tidak diperbolehkan menjenguk dan hanya bisa berkomunikasi via telepon atau media sosial.

Dalam masa karantina akan diawasi selama 24 jam oleh tiga tenaga medis dari RSUD Wangaya maupun puskesmas termasuk juga dijaga Satpol PP yang bekerja sama dengan pihak keamanan hotel. Selama menjalani karantina, Pemkot Denpasar menanggung biaya makan serta keperluan lainnya.

Salah satu PMI asal Denpasar, Putu Suyadnya, berterima kasih kepada Pemkot Denpasar atas pelayanan dan perhatian Pemkot kepada PMI yang menjalani karantina. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota dan seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang telah memperhatikan kami, mulai tiba sampai saat mengikuti karantina, sehingga kami bisa tenang dan setelah dinyatakan sehat dapat segera bertemu dengan keluarga,” ucapnya. rap

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.