PBTI Akan Evaluasi Dua Taekwondoin Pelatnas Gagal Raih Emas PON XX

  • Whatsapp
KETUA Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Thamrin Marzuki. foto: antaranews

JAYAPURA – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Thamrin Marzuki menyebutkan dua taekwondoin dalam tim pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang gagal merebut emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan menjadi evaluasi bersama.

“Dari 16 atlet pelatnas yang ikut memperkuat daerahnya, dua di antaranya tidak berhasil merebut medali emas,” kata Letjen Purn Marzuki di Jayapura, Rabu (6/10/2021).

Bacaan Lainnya

Seharusnya, tambah dia, para atlet pelatnas yang turun berlaga di cabang olahraga taekwondo bisa memenuhi ekspektasi dan meraih medali emas. Oleh karena itu, PBTI selaku induk dari taekwondo di Tanah Air akan membenahi hal tersebut.

Kendati demikian, ia juga memahami situasi di lapangan bisa saja membuat seorang atlet tidak bisa tampil dengan maksimal misalnya faktor kesehatan lain dan lain sebagainya.

Secara keseluruhan prestasi yang ditunjukkan oleh masing-masing daerah melalui atletnya, ada beberapa kelas yang tengah disorot oleh PBTI untuk masuk ke pelatnas.

Atlet tersebut berasal dari Provinsi Papua, Gorontalo, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Keempatnya diminta untuk menyiapkan taekwondoin yang dinilai memiliki potensi besar untuk masuk ke pelatnas. “Tolong atletnya didukung sebelum nanti kita evaluasi apakah bisa masuk pelatnas atau tidak,” ujar Letjen Purn Marzuki, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Baca juga :  TKP Duel Maut di Sading Diupacarai Secara Niskala, Kronologi Peristiwa Berdarah Itu Berawal dari Status WA

Sementara itu, Dinggo Ardian Prayogo taekwondoin Jawa Barat yang juga atlet pelatnas berharap masih dipercaya oleh negara untuk membela Tanah Air di ajang yang lebih besar yakni SEA Games dan Asian Games. “Insha Allah jika masih dipercaya Timnas Indonesia saya bertanggung jawab untuk merebut medali emas,” ujar dia. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.