MANGUPURA – Setelah terpilih 7 Desember 2020, jajaran pengurus Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Kabupaten Badung, menggelar pertemuan perdana guna membahas program kerja lima tahun ke depan. Penyusunan program kerja ini dipimpin langsung Ketua PBMM Badung, Komang Widiarta, Sabtu (19/12/2020).
‘’Setelah terpilih, kami jajaran pengurus inti melakukan pertemuan guna membahas program kerja dalam lima tahun ke depan,’’ kata Widiarta; didampingi Sekretaris dan Bendahara PBMM Badung, I Nyoman Camang dan I Nyoman Susila.
Dalam melaksanakan program kerja, kata Komang Widiarta, pertama akan dilaksanakan mejaya-jaya pada 25 Desember 2020 di Pura Luhur Uluwatu. Upacara mejaya-jaya akan di-puput Ida Pandita Mpu Nabe Daksa Manik Mas dari Griya Sakti Asita Manik Mas Baha Gulingan. ‘’Bersamaan dengan itu kami juga akan melakukan penanaman pohon disekitar Pura Luhur Uluwatu. Ini adalah salah satu program kerja bidang pelemahan,’’ sebutnya.
Selain itu, dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh masing-masing ketua baga (bidang) yakni Baga Prahyangan, Wayan Sujana; Baga Pawongan, I Ketut Widia Astika; dan Baga Palemahan, A. Adiyana, membahas program kerja lainnya yang mengusung konsep Tri Hita Karana.
Beberapa di antaranya, adalah melakukan kegiatan persembahyang/tirta yatra ke semua pura yang berkaitan dengan perjalanan leluhur PBMM. ‘’Ini sangat penting, sebagai keturunan Bendesa Manik Mas wajib ingat, tahu, dan bhakti kepada leluhur,’’ kata Widiarta.
Selanjutnya, mendata kembali semua PBMM seluruh Badung beserta mrajan ageng, pura panti dan pura dadia. ‘’Hasil pendataan informasi akan diinput secara digital dalam bentuk website,’’ lugasnya, seraya menambahkan, program dalam memperkuat ekonomi baik pasemetonan maupun organisasi juga menjadi fokus utama dalam melaksanakan program.
‘’Dalam memperkuat keuangan organisasi maupun pasemetonan, kami akan membuat Koperasi yang berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU). Tentu program ini akan bersinergi dengan warga baik yang ada di Badung maupun di luar Badung,’’ ucapnya.
Selain itu, kata dia, yang muncul dalam pembahasan pasemetonan wajib bergotong-royong, saling suport dan membantu warga yang membutuhkan. ‘’Kami juga segera mendaftar organisasi ini untuk berbadan hukum,’’ katanya.
Widiarta juga menyampaikan terima kasih kepada salah satu pengurus Made Adi yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut di Warung Taru. nas























