DENPASAR – Kabar baik mengiringi pembukaan tatanan kehidupan era baru di Bali yang dimulai Kamis (9/7/2020), menyusul lonjakan pasien sembuh covid-19 mencapai 92 orang. Sedangkan tambahan kasus baru positif 53 orang akibat terinfeksi transmisi lokal (TL) dan 1 orang meninggal yang merupakan warga Karangasem.
Dalam tiga hari beruntun, pasien sembuh covid-19 di Bali lebih banyak dari tambahan kasus positif yang biasanya selalu dominan dalam perkembangan harian kasus tersebut. Sebelumya Selasa (7/7/2020), pasien sembuh 60 orang, sedangkan kasus baru positif 40 orang. Selanjutnya, Rabu (8/7/2020), pasien sembuh 45 orang dan kasus positif 31 orang.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, 92 pasien (semunya WNI) yang sembuh Kamis (9/7/2020) dengan rincian 86 TL, 1 PPDN dan 4 PMI/PPLN. Mereka tersebar di seluruh kabupaten/kota, dimana Denpasar terbanyak 33 orang, disusul Karangasem 17 orang, Klungkung 15 orang, Gianyar 7 orang, Badung 6 orang, Gianyar 5 orang, Bangli 5 orang, Tabanan 5 orang, Buleleng 1 oang. Dengan demikian, total pasien sembuh di Bali menjadi 1.171 (1.155 WNI, 16 WNA).
Sedangkan 53 kasus positif baru juga semuanya WNI (52 TL, 1 PPDN), dimana kali ini Kabupaten Badung menjadi penyumbang terbanyak 25 orang, disusul Denpasar 22 orang, Tabanan 2 orang, Jembrana 1 orang, Klungkung 1 orang dan Karangasem 1 orang. Secara kumulatif, pasien positif di Bali berjumlah 2.024 (20 WNA, 2.004 WNI).
Sedangkan pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) kini berjumlah 827 orang (2 WNA, 825 WNI) yang dirawat di 14 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengaku bersyukur dengan lonjakan pasien sembuh dalam tiga hari terakhir ini. Namun dia tetap mengingatkan masyarakat tidak lengah, sebaliknya harus tetap waspada karena ”perang” melawan Covid-19 belum berakhir.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali ini juga mengajak semua masyarakat Bali tetap disiplin melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.
”Dalam menekan kasus covid-19 terutama dari transmisi lokal, masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” tegas Dewa Indra. yes
























